Melanjutkan komitmen internasionalisasi pendidikan, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) melepas mahasiswa Joint Degree Batch III ke Dicle University, Turki. Program ini merupakan implementasi kerjasama akademik yang terjalin antara Program Studi Hukum Program Magister (PSHPM) FH UII dengan Master of Arts in Public Law, Dicle University.
“Program joint degree ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kami dalam memberikan ruang mobilitas internasional bagi mahasiswa, sehingga mereka memiliki kompetensi global sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keilmuan Islam,” ujar Dekan FH UII, Prof. Budi Agus Riswandi, dalam sambutannya di acara pelepasan yang berlangsung Senin (15/9) kemarin.
Terdapat tiga mahasiswa terpilih dari proses seleksi ketat di tingkat program studi yang dikirimkan pada batch ketiga ini. Mereka adalah Hafizal Amin, Putri Halimatussadiyah, dan Andi Sultan Agung Manggabarani yang telah melalui penyeleksian akademik, kompetensi bahasa, dan kesiapan adaptasi di lingkungan internasional.
Baca Juga:
- Strategi FHUII Kembangkan Pendidikan Tinggi Hukum Melalui Program Wakaf Uang
- FH UII Resmi Miliki Hukumonline Corner Pertama di Wilayah DIY
Nantinya, ketiga mahasiswa peserta joint degree ini akan mengenyam satu tahun studi di Dicle University dengan memperoleh status mahasiswa ganda. Mereka akan berhak memperoleh gelar Magister Hukum (M.H.) dari UII dan Master of Arts in Public Law (MA Pub Law) dari Dicle University.
“Program ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga pengalaman budaya yang sangat berharga. Kami berharap mahasiswa batch ketiga ini mampu beradaptasi dengan baik, belajar secara maksimal, serta menjadi duta akademik UII di kancah internasional,” ungkap Ketua PSHPM, Prof. Sefriani, dalam kesempatan yang sama.

Tiga mahasiswa terpilih dari proses seleksi ketat di tingkat program studi yang dikirimkan pada batch ketiga ini. Mereka adalah Hafizal Amin, Putri Halimatussadiyah, dan Andi Sultan Agung Manggabarani.
Diketahui Program Joint Degree FH UII-Dicle University telah dirintis sejak tahun 2023 dan menjadi salah satu bagian penting dari roadmap international mobility FH UII. Tidak sebatas meningkatkan kualitas kompetensi lulusan, program ini diharapkan pula memperluas jaringan akademik, riset, dan kolaborasi internasional di bidang hukum.
Melalui pelepasan Batch III, FH UII kian optimis dalam mewujudkan langkahnya sebagai fakultas hukum yang berdaya saing global, mencetak lulusan berkarakter ulil albab, serta siap berkontribusi dalam pembangunan hukum di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, dalam acara pelepasan yang berlangsung di Auditorium FH UII itu turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas. Mulai dari Ketua Senat, Dekan, Wakil Dekan, hingga para Ketua Program Studi. Acara ini ditandai dengan penyerahan Letter of Acceptance (LoA), bantuan beasiswa, serta souvenir simbolis kepada para mahasiswa delegasi.
Apa Kata AIlex
Kerja sama joint program pada perguruan tinggi swasta dalam hukum Indonesia adalah bentuk kolaborasi antara dua atau lebih perguruan tinggi swasta, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang bertujuan untuk menyelenggarakan program pendidikan tinggi secara bersama-sama sehingga dapat menghasilkan gelar bersama (joint degree) atau gelar ganda (double degree) bagi mahasiswa yang mengikuti program tersebut. Penjelasan terstruktur sebagai berikut:
Dengan demikian, kerja sama joint program pada perguruan tinggi swasta di Indonesia merupakan skema kolaboratif yang diatur secara ketat untuk menjamin kualitas, legalitas, dan pengakuan gelar yang dihasilkan, baik di tingkat nasional maupun internasional. |
















