Aktual

Polri Ingatkan Masyarakat Tidak Salah Gunakan Medsos

Oleh:
ANT
Bacaan 2 Menit
Polri Ingatkan Masyarakat Tidak Salah Gunakan Medsos
Hukumonline


Selain pilkada, Agus juga mengingatkan masyarakat tidak menyebarkan informasi yang salah terkait kegiatan radikalisme.

Agus menuturkan seluruh kepolisian daerah (polda) membentuk tim khusus untuk patroli siber terhadap keberadaan situs maupun medsos yang menginformasikan kegiatan radikal.

Polisi akan menindak tegas pelaku yang menyebarkan kegiatan radikal termasuk menghasut dan mengajak masyarakat lain.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengingatkan kembali agar masyarakat tidak menyalahgunakan media sosial atau medsos untuk menghujat maupun memprovokasi.

"Dari kepolisian (jika) menemukan itu akan ditelusuri untuk penegakan hukum," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Agus Rianto di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa.

Agus menekankan masyarakat yang memiliki media ataupun jejaring sosial harus menyikapi dan memanfaatkan teknologi itu secara tepat.

Terlebih, menurut Agus, saat ini memasuki pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang rentan penggunaan medsos sebagai sarana untuk menghina maupun menghujat pasangan calon kepala daerah.

"Sekarang musim pilkada jangan gunakan media sosial untuk kampanye hitam yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar polisi jenderal bintang satu itu.

Agus menyebutkan pilkada untuk mencari pemimpin jika masyarakat tidak setuju dengan sosok pasangan calon maka tidak perlu memilih, namun jangan menghina melalui medsos.
Halaman Selanjutnya:

Berita Terkait

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua