Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama
Law Firm Story

Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama

Ada beragam cara yang dilakukan firma hukum terkemuka yang telah berdiri selama puluhan tahun dalam upaya menjaga nama baik dan reputasi yang dimiliki.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 5 Menit

"Beliau selalu bilang gini, sekecil-kecilnya perkara perdata itu berhubungan dengan kekayaan seseorang. Sekecil-kecilnya perkara pidana itu berhubungan dengan kemerdekaan seseorang. Jadi kalau ada klien datang, terima dengan baik, dengarkan dengan baik. Sebab, klien yang datang itu tidak ada yang happy datang ke kita, pasti mereka dalam kondisi punya masalah.”

Terpisah, Managing Partner Tumbuan & Partners (T&P) Jennifer B. Tumbuan pada Selasa (22/8/2023), membagikan kiat-kiat menjaga nama besar firma hukum yang sudah dibangun almarhum ayahnya yakni berpegang teguh terhadap prinsip yang telah ada sejak pendirian firma.

“Kita ada jargon, Tumbuan & Partners is committed to the highest standard of professional integrity and exellence practice of law. Itu menjadi panduan kita untuk komitmen dengan standar profesional dan integritas kita. Lalu hukum kan berkembang terus, jadi jangan pernah berhenti belajar,” terang Jennifer kepada Hukumonline.

Hukumonline.com

Berdiri sejak 1981 dan mengalami dinamika serta perubahan nama firma, kata Jennifer, terdapat filosofi yang ditanamkan pendirinya advokat senior Fred B.G. Tumbuan. Di antaranya adalah “no short cut” yang ditafsirkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses dan kerja keras.

“Menjadi lawyer itu prosesnya tidak bisa instan. Kerja keras, kesabaran, kegigihan semua diperlukan. Jangan pernah berhenti belajar, itu amanah dari Pak Fred. Jadi kalau kita jaga kualitas dan kredibilitas, nama besar itu akan terjaga. Karena kita sudah dididik (oleh almarhum untuk itu), kita tinggal menjalankan saja sesuai koridor yang ada.”

Secara pribadi, Jennifer merasa amat bersyukur telah dipercayai untuk memimpin firma hukum dan sempat menerima pembelajaran langsung dari mendiang Fred B.G. Tumbuan. Namun jauh sebelum itu, ada sedikit cerita menarik sejak awal Jennifer mulai tertarik menjajaki dan terjun di dunia lawyering.

Ternyata, sang ayah menginginkan Jennifer untuk menjadi seorang dokter ketimbang sebagai lawyer. Tetapi karena telah “terpapar” dengan dunia hukum sejak kecil melihat ayah dan keluarganya bekerja di sektot jasa hukum, dia ikut tertarik dan memutuskan untuk menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI).

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait