Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama
Law Firm Story

Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama

Ada beragam cara yang dilakukan firma hukum terkemuka yang telah berdiri selama puluhan tahun dalam upaya menjaga nama baik dan reputasi yang dimiliki.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 5 Menit

Aksinya itu pada akhirnya diketahui Fred setelah mendengar salah satu dosen pengajar Jennifer menyampaikan adanya mahasiswi dengan nama belakang Tumbuan kepadanya. “Dia (Fred) baru tahu ternyata anaknya ada di FHUI. Jadilah ketahuan saya sudah mengemban pendidikan jadi konsultan hukum,” kenangnya.

Chairman Law Firm Gani Djemat & Partners Dr. Humphrey Djemat menyampaikan soal resep di balik kuatnya eksistensi sebuah firma hukum bernama besar ialah trust atau kepercayaan. Dalam melaksanakan bisnis jasa hukum, seorang lawyer harus dapat menunjukkan dapat dipercaya.

“Ini yang utama bagi lawyer untuk bertahan menjaga profesi yang kita jalani, ini selalu ditanyakan, do you have any conflict of interest? Artinya, kalau sudah ada (konflik kepentingan), tidak boleh. Karena ini masalah trust,” terang Humphrey dalam wawancara eksklusifnya dengan Hukumonline, Rabu (23/8/2023) lalu.

Hukumonline.com

Hal tersebut jugalah yang dipesankan mendiang Gani Djemat, pendiri Gani Djemat & Partnes. Hal yang tak kalah penting bagi kantor yang sudah berdiri sejak 1972 itu adalah menjaga hubungan dengan klien. “Tidak boleh membeda-bedakan klien, seluruh klien harus mendapatkan perhatian.”

Tak hanya itu, kata Humprey, terdapat filosofi yang ditanamkan Gani Djemat dan dilaksanakan sampai sekarang yakni prinsip setiap orang bisa bekerja sama dengan seluruh elemen di firma. Semua karyawan di firma hukum memiliki kontribusinya masing-masing tanpa terkecuali, mulai dari tim support sampai dengan lawyers.

“Semua menjalankan tugasnya masing-masing dan berkontribusi terhadap kantor. Setiap orang di firma hukum harus saling menghargai satu sama lain. Pesan tak kalah penting dari almarhum supaya membangun nuansa kekeluargaan antar pekerja firma hukum,” kenang Humprey.  

“Kontrol dari setiap case yang masuk itu tetap harus ada. Sehingga bisa lebih kelihatan apakah sudah on the right track atau belum? Biasanya kadang ada juga lawyer yang terlalu sibuk jadi kurang perhatikan satu case, itu harus diingatkan. Reporting-nya harus jelas dalam setiap penanganan kasus.”  

Tags:

Berita Terkait