Riska Alfiani, Putri Buruh Tahu Jadi Wisudawati Terbaik FH Universitas Muria Kudus
Utama

Riska Alfiani, Putri Buruh Tahu Jadi Wisudawati Terbaik FH Universitas Muria Kudus

Kegigihan Riska mengelola waktu dan belajar berbuah manis dengan menjadi lulusan terbaik FH UMK pada wisuda Oktober 2024.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
Wisudawati terbaik di Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (FH UMK) periode wisuda Oktober 2024, Riska Alfiani. Foto: Istimewa
Wisudawati terbaik di Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (FH UMK) periode wisuda Oktober 2024, Riska Alfiani. Foto: Istimewa

Percayakan, serahkan, dan pasrahkan semua kepada-Nya. Inilah kalimat penguat Riska Alfiani yang berhasil menjadi wisudawati terbaik di Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (FH UMK) periode wisuda Oktober 2024 lalu.

Riska, sapaan akrabnya berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna yakni 3,91. Predikat wisudawati terbaik yang disematkan pada dirinya, diraih bukan tanpa rintangan. Bahkan, tak ada di benak Riska untuk bisa meraih predikat wisudawati terbaik karena sejak masuk di FH UMK pada 2020, yang ia harapkan hanya bisa berkuliah untuk dapat mengubah kehidupan lebih baik.

“Saya sangat berterima kasih kepada FH UMK yang memberikan kesempatan berkuliah tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeserpun dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah,” ujar Riska dihubungi Hukumonline, Sabtu (2/11).

Baca Juga:

Mundur ke belakang sebelum Riska memantapkan hati pada pilihannya di jurusan Ilmu Hukum, sejak belia ia sudah menyukai pelajaran yang berhubungan dengan sosial dan analisis hukum. Semasa bersekolah, pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan, Riska selalu mendapatkan nilai sempurna.

Pada saat memantapkan pilihan jurusan di perguruan tinggi, tanpa ragu Riska langsung memilih jurusan Ilmu Hukum. Setelah berkuliah, Riska mendapatkan sudut pandang hukum yang berbeda terhadap suatu hal. Ini semakin meyakinkan dirinya bahwa ia telah memilih jurusan yang tepat. Terpenting, pilihan ini pun didukung penuh oleh kedua orang tuanya. 

Riska berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya berprofesi sebagai pengemudi ojek pengkolan, sedangkan sang ibu berprofesi sebagai buruh tahu. Sempat ragu akankah ia bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, namun dengan ketekunan dan semangat juang yang luar biasa, ia bisa mendapatkan keringanan biaya untuk berkuliah.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info