Satgas hingga 'Aduin Aja', Upaya Kampus Tangani Kekerasan Seksual
Terbaru

Satgas hingga 'Aduin Aja', Upaya Kampus Tangani Kekerasan Seksual

Kasus kekerasan seksual di kampus ibarat fenomena gunung es yang berjalan dengan stigma, relasi kuasa, hingga minimnya kepercayaan terhadap mekanisme internal kampus.

Firyalfatin
Bacaan 3 Menit

 Hukumonline.com

Ketua Komunitas Jejak Psikologi Forensik, Lucy Lidiawati Santoso. Foto: Firyalfatin

Lucy menekankan kampus wajib menolak budaya patriarki dan senioritas yang menekan korban. Hal ini, dimaksudkan agar menciptakan kampus yang aman. Selain itu, dalam sistem digital yang digunakan sebagai wadah pelaporan perlu diawasi dengan ketat jangan sampai terjadi kebocoran data.

“Kalau data bocor, itu fatal. Harus ada etika, adil, dan transparan. Teknologi bisa jadi alat perlindungan, tapi juga bisa jadi senjata. Maka kampus wajib melindungi mahasiswanya dari kekerasan seksual dan kebocoran data,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info