Sri Rahayu Jadi Dekan Baru SHSI Prasmul, Fokus Perkuat Hukum Bisnis dan Internasional
Terbaru

Sri Rahayu Jadi Dekan Baru SHSI Prasmul, Fokus Perkuat Hukum Bisnis dan Internasional

Fokus tersebut mencakup aspek transaksi bisnis, hubungan internasional, serta penguatan kerja sama global.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 3 Menit
Dekan Sekolah Hukum dan Studi Internasional (SHSI) Universitas Prasetiya Mulya, Sri Hartati Rahayu. Foto: Istimewa
Dekan Sekolah Hukum dan Studi Internasional (SHSI) Universitas Prasetiya Mulya, Sri Hartati Rahayu. Foto: Istimewa

Universitas Prasetiya Mulya resmi mengangkat Sri Hartati Rahayu sebagai Dekan Sekolah Hukum dan Studi Internasional (SHSI). Penunjukan ini menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat pendidikan hukum yang terhubung dengan dinamika global, isu keberlanjutan, serta perkembangan teknologi digital.

Wanita yang akrab disapa Ayu itu memaknai jabatan tersebut sebagai sebuah tanggung jawab besar dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai, sebagai sekolah hukum yang relatif baru dengan fokus pada program studi international business law, masih banyak ruang pengembangan, baik dari sisi pengajaran, riset ilmiah, maupun kontribusi kepada masyarakat.

“Sebagai dekan baru tentu tidak terlepas dari itu semua. Saya merasa bukan terbebani, tetapi terpanggil untuk menyumbangkan apa yang saya miliki demi perubahan ke depan,” ujarnya saat ditemui Hukumonline, Selasa (28/4).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, SHSI akan memperkuat positioning sebagai sekolah hukum dengan kekhususan di bidang hukum bisnis internasional. Fokus tersebut mencakup aspek transaksi bisnis, hubungan internasional, serta penguatan kerja sama global. Menurutnya, latar belakangnya sebagai praktisi hukum internasional menjadi salah satu faktor yang mendorong pengembangan kolaborasi lintas negara.

“Ke depan, penguatan kerja sama internasional akan menjadi kunci, baik dalam kajian hukum internasional maupun praktik transaksi bisnis,” kata Ayu yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun sebagai praktisi hukum di ranah internasional.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya diferensiasi di tengah persaingan antar-fakultas hukum. SHSI, menurutnya, tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan fakultas hukum lain, melainkan harus menonjolkan keunikan sebagai bagian dari business school. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info