Tiga firma hukum di Indonesia, Dentons HPRP, Genio Atyanto & Partners (GAP), dan NAWASENA Counsellors at Law, mengumumkan perubahan kepemimpinan serta pengangkatan partner baru. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi masing-masing firma untuk memperkuat kapasitas, keahlian, dan layanan hukum kepada klien.
Melalui media sosialnya, Dentons HPRP mengumumkan pengangkatan Akbar Bayu dan Leonardo Richo Sidabutar sebagai Partner serta Rita Mansjur sebagai Partner dalam praktik Tax. Pengangkatan tersebut memperkuat kapabilitas Dentons HPRP pada bidang Corporate & Commercial, Dispute Resolution, dan Tax. Firma menyebut penambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan dalam memberikan layanan hukum yang terintegrasi kepada klien, khususnya dalam menghadapi transaksi kompleks, sengketa, serta persoalan regulasi di Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bayu dan Richo atas penunjukan mereka serta menyambut Rita di Dentons HPRP. Kami menantikan kontribusi keahlian dan kepemimpinan mereka dalam upaya kami untuk terus mendukung klien dan mengembangkan firma ini,” tulis manajemen Dentons HPRP, dikutip Rabu (2/9).
Baca Juga:
- Awal 2026, Langkah Strategis HHP Law Firm dan K&K Advocates Angkat Partner Baru
- Perkuat Spesialisasi Firma, SAP Advocates dan ATD Mori Hamada Angkat Partner-Counsel Baru
Adapun Akbar Bayu bergabung sebagai Partner dalam praktik Corporate and Commercial. Ia memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam memberikan nasihat hukum kepada klien domestik maupun internasional terkait berbagai persoalan korporasi dan komersial.
Spesialisasinya di bidang hukum pertambangan dan sumber daya alam, termasuk mendampingi klien dalam akuisisi, divestasi, investasi lintas negara, serta kepatuhan terhadap regulasi. Praktiknya mencakup berbagai komoditas seperti nikel, batu bara, bauksit, dan emas, serta sektor agribisnis.
Selain itu, lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu juga menangani transaksi di sektor teknologi, media, dan telekomunikasi (TMT), serta real estate. Ia juga memiliki sertifikasi di bidang perlindungan data pribadi dengan spesialisasi Personal Data Protection Work Program Planning.

















