Rabu, 09 May 2018

Kampus Hukum Baru Juga Bisa Hasilkan Lawyer Berkualitas

Mencetak lulusan berkualitas untuk menjadi corporate lawyer andal bukan monopoli kampus hukum ternama. Kampus hukum baru pun punya peluang besar dengan syarat tertentu.
Norman Edwin Elnizar
Ilustrasi: HGW

Masuk ke kampus terfavorit menjadi impian semua pelajar sekolah menengah atas. Termasuk juga kampus hukum terfavorit bagi mereka yang bercita-cita menjadi corporate lawyer. Sayangnya, tak semua impian ini terwujud karena ada seleksi ketat untuk masuk ke kampus hukum terfavorit. Banyak peserta ujian tidak berhasil lolos menjadi mahasiswa di kampus-kampus tersebut. Lalu masihkah ada peluang bagi mereka untuk kelak berkarier di berbagai firma hukum besar Indonesia?

 

Kuntum Apriella Irdam, partner pada firma hukum SIAR (Siahaan Irdamis Andarumi & Rekan), -salah satu firma hukum responden- mengatakan kepada Hukumonline bahwa pada dasarnya selalu ada peluang bagi lulusan dari kampus hukum manapun untuk berkarier di firma hukum besar.

 

Ia mengakui bahwa nama besar kampus dari almamater pelamar saat rekrutmen di firma hukum memang memiliki pengaruh. Kenyataan bahwa memasuki kampus terfavorit harus melewati saringan ketat membuat firma hukum besar memberikan poin tambahan bagi lulusannya. Terlebih lagi ada dukungan dari jaringan alumni kampus-kampus tersebut yang sudah lebih dulu berkarier di berbagai firma hukum besar.

 

“Di kampus-kampus besar beruntung karena ada jejaring alumni dan nama kampus, saringan input pun sudah ketat,” katanya yang akrab disapa Ella ini.

 

Namun begitu, nama besar kampus bukan menjadi parameter utama. Menurutnya kampus hukum baru sekalipun bisa menghasilkan lulusan yang memenuhi standar di firma hukum besar. “Banyak rekan saya di firma hukum sebelumnya lulusan dari kampus swasta, mereka juga bagus-bagus. Kampus baru juga punya peluang, di kantor saya ada mahasiswa magang yang bagus kualitasnya, dari kampus hukum Jentera,” kata Ella menyebutkan sebuah nama kampus hukum baru di Jakarta.

 

Menurut Ella, tantangan kampus hukum baru seperti Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera adalah membuktikan kualitas lulusannya tidak hanya dari nilai ijazah tinggi namun juga keterampilan praktik serta softskill. Tak boleh ketinggalan juga, salah satu syarat mutlak berkarier corporate lawyer yaitu penguasaan bahasa asing yang baik minimal bahasa Inggris.

 

“Peluang besar untuk masuk firma hukum itu saat wawancara, banyak lulusan dengan IPK tinggi gagal karena canggung saat wawancara studi kasus,” kata Ella melanjutkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua