Sabtu, 08 December 2018

OSO  Ajak Sukseskan Pembangunan dari Daerah

Karenanya perlu menjalin hubungan kemitraan yang luas dengan berbagai negara. Setidaknya terdapat dua hal yang perlu diperhatikan dalam mensukseskan pembangunan dari pinggir.
RED
Foto: Humas MPR

Di era globalisasi  perlu dilakukan percepatan pembangunan di daerah. Karenanya dalam rangka melakukan percepatan tersebut dibutuhkan kerjasama melalui kemitraan yang luas dengan berbagai negara. Pasalnya pembangunan di berbagai bidang merupakan bagian dari menegakan konstitusi.

 

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Oedang yang juga menjabat  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) membuka Regional Diplomatic Meeting 2018 di Hotel The Stone, Bali, Jumat (7/12).  Acara itu dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, para gubernur, serta organisasi pemerintahan seluruh Indonesia. Hadir pula Gubernur Bali I Wayan Koster serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. 



 

"Dalam rangka percepatan pembangunan daerah, kita perlu menjalin hubungan kemitraan yang luas dengan berbagai negara," ujarnya.

 

Menurutnya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mensukseskan pembangunan dari pinggir. Pertama, pemerintah pusat dan daerah perlu menjalin hubungan yang semakin harmonis dan sinergis. Sehingga setiap regulasi baik di pusat maupun daerah mencerminkan kesamaan visi dan arah serta tujuan pembangunan tersebut secara berkesinambungan. 

 

Kedua, kita perlu memanfaatkan segala kekuatan dan sumberdaya yang dimiliki bangsa. Tak saja sumber daya alam (SDA) namun juga  sumber daya manusia (SDM) sebaik mungkin dan seefisien serta seefektif mungkin. Tujuannya gar Indonesia dapat membangun daya saing yang tangguh ke depan. 



 

"Kami berharap pertemuan ini akan terus dapat dilanjutkan dalam bentuk pertemuan tahunan maupun jangka waktu tertentu khususnya bagi daerah-daerah dalam satu wilayah yang sama dalam pertemuan secara bilateral, demi kemajuan bersama," ujarnya.

 

Lebih lanjut OSO menilai kegiatan regional diplomatic meeting dapat menjadi landasan dalam rangka peningkatan intensitas komunikasi. Tentunya antara pemerintah pusat dan daerah serta lembaga negara lainnya.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua