Senin, 10 Desember 2018

MPR Ajak Warganet Sejukan Masyarakat Melalui Status Pancasilais

Terdapat empat point deklarasi. Yakni tidak menyebarkan konten hoax dan SARA, bijak bermedia sosial sesuai dengan Pancasila, menerapkan Empat Pilar MPR dalam literasi digital, dan  bersatu membuat keren Indonesia dengan konten yang positif.
RED
Foto: Humas MPR

Di hadapan 44 bloger, netizen, dan penggiat media sosial (warganet) yang datang dari 11 provinsi. Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR Ma'ruf Cahyono mengatakan  kelompok ini merupakan komunitas masyarakat yang strategis. "Untuk itu kita ajak mereka mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika", ujarnya di Jakarta, Minggu (9/12).

 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 7-9  Desember 2018, mereka mendiskusikan dan membahas mengenai implementasi Empat Pilar. Selanjutnya menjadi bahan warganet dalam tulisan atau status yang mereka unggah dalam keseharian di online. Tulisan atau status yang mereka unggah, diharap Ma'ruf Cahyono mampu menjadi penyejuk suasana di masyarakat.

 

"Masyarakat sekarang sangat dinamis", tuturnya.

 

Menurutnya apa yang dikomitmenkan oleh mereka diakui sangat luar biasa.  Pria asal Banyumas, Jawa Tengah itu mengatakan  lebih luar biasa apabila nilai-nilai luhur bangsa itu diimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Untuk itu diharap sasaran dari tulisan dan status yang ada diperluas. Dikatakan Ma'ruf, teknologi informasi yang ada saat ini tidak hanya disukai oleh anak muda, orang tua pun diakui juga mulai menggandrungi media ini. Ma'ruf Cahyono mempertegas mengajak warganet bersama dengan MPR untuk ikut memperkuat, merawat, dan menjaga Indonesia. 

 

"Bila warganet ikut mensosialisasikan Empat Pilar maka kedudukannya sama dengan anggota MPR. "Mari mensosialisasikan Empat Pilar dengan maksimal," katanya.

 

Ma'ruf berpandangan, MPR adalah rumah kebangsaan. Sebagai rumah bersama maka siapapun berhak menyampaikan aspirasi untuk membuat bangsa ini menjadi lebih baik. Tak saja sebagai rumah kebangsaan, namun juga sebagai pengawal Pancasila. Untuk itu, diharapkan kepada warganet mempublikasikan nilai-nilai Pancasila dalam tulisan atau status di online. Diakui selama mengawal ideologi Pancasila, bangsa ini tak lepas dari pengaruh dan tekanan yang sangat luar biasa yang datang dari dalam atau luar negeri. 

 

"Saya khawatir kalau Pancasila tak dijaga. Sehingga warganet perlu menyampaikan pesan yang kuat untuk menjaga ideologi dan persatuan bangsa," ujarnya.

 

Bagi Ma'ruf Cahyono, semua harus memiliki ketahanan bangsa agar mampu mengatasi dan menghadapi perubahan jaman. Perubahan jaman yang ada harus diikuti dengan ideologi yang dinamis meski demikian tak boleh membuat kita keluar dari jati diri bangsa.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua