Jumat, 06 September 2019

Bantu Lawyer Akselerasi Waktu dan Kinerja, Bagaimana Pertanggungjawaban AI?

Untuk mengantisipasi lawyer dimintai pertanggungjawaban atas kekeliruan AI-nya, sudah sepatutnya pengembangan etika dan standar pemanfaatan AI dibentuk.
Hamalatul Qur'ani
Menteri Hukum dan Urusan Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, saat membuka pagelaran bergengsi Tech Law Festival di Marina Bay Sands, Kamis (5/9). Foto: HMQ

Alih-alih mendepak lawyer dari pekerjaannya, disrupsi teknologi malah dipercaya mampu meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga lawyer dalam membentuk maupun me-review kontrak-kontrak dan dokumen dalam jumlah besar. Ke depan, bisa dipastikan teknologi justru membuat kompetisi soal efisiensi kerja antar lawyer lebih sengit.

 

Bukti nyata tampak melalui pagelaran tahunan ‘TechLaw Fest 2019’ yang diselenggarakan Singapura Academy of Law (SAL) bekerjasama dengan kementerian Hukum dan Dalam Negeri Singapura. Di situ, beragam start-up bersaing mempertontonkan teknologi termutakhir mereka dalam meringkas kerja hukum.

 

Mulai dari aplikasi negosiasi kontrak secara online, mesin pembentuk dan pemindai substansi kontrak/NDAs yang bahkan advance memahami local language, mesin pemeriksa keakuratan compliance dan due diligence dan masih banyak lagi.

 

Pemerintah Singapura memang tak main-main dalam mendukung anak-anak muda dalam mengembangkan teknologi, apalagi untuk menunjang pekerjaan di industri jasa hukum. Karena bagi pemerintah Singapura, penguatan kualitas anak muda dalam mengembangkan teknologi hukum merupakan investasi masa depan yang menjanjikan.

 

“This is an investment in the future of the profession,” begitulah statement yang dikeluarkan Menteri Hukum dan Urusan Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, saat membuka pagelaran bergengsi TechLaw Fest di Marina Bay Sands, Kamis (5/9).

 

Dengan pemanfaatan big data, katanya, tentu kerja lawyer akan lebih efisien dan sedikit memakan waktu. Selama ini, lawyer harus berurusan dengan banyak sekali dokumen, seperti membaca preseden-preseden terdahulu, hukum-hukum dan regulasi yang berlaku, berurusan dengan transaksi yang begitu kompleks dan melibatkan cross border transaction.

 

Di tengah begitu padatnya dokumen yang harus diurus dan dipelajari, klien tentu berekspektasi agar lawyer bisa menyelesaikan urusannya tak hanya sekadar cepat tapi juga penuh tanggung-jawab (tidak asal-asalan).

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua