Jumat, 03 April 2020

Menaker: Alasan Pandemi Covid-19 Tak Gugurkan Kewajiban Pembayaran THR

Meski wajib, pengusaha yang kesulitan membayar THR dapat melakukan dialog dengan buruh untuk menyepakati pembayaran THR.
Ady Thea DA
Ilustrasi: BAS

Meningkatnya pandemi coronavirus (Covid-19) di Indonesia memunculkan kekhawatiran bagi kalangan buruh. Tak hanya khawatir terpapar Covid-19 karena sebagian masih ada yang bekerja seperti biasa, tapi juga khawatir pandemi Covid-19 ini berdampak pada pemenuhan hak-hak buruh, terutama upah dan tunjangan hari raya (THR).

 

Menjawab kekhawatiran itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pengusaha harus tetap membayar THR kepada pekerja/buruh sesuai peraturan perundang-undangan meski saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

 

Ida menjelaskan ketentuan THR diatur dalam sejumlah regulasi antara lain Peraturan Pemerintah (PP) No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan; Peraturan Menteri Ketenagakerjan (Permenaker) No.6 Tahun 2016 tentang THR Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan; dan Permenaker No.20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif.

 

"THR merupakan bagian dari pendapatan nonupah. THR wajib diberikan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh, 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan," kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Baca Juga: Covid-19, Hak Buruh Seharusnya Tetap Dipenuhi

 

Menurut Ida, pengusaha yang telat membayar THR dikenakan denda 5 persen dari total THR yang harus dibayar kepada buruh. Ketentuan ini diatur Pasal 10 Permenaker No.6 Tahun 2016. Selain itu, pengenaan denda tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR bagi buruh.

 

Ida menegaskan pengusaha yang tidak menunaikan kewajiban membayar THR bakal dikenakan sanksi administratif. Pasal 59 PP No.78 Tahun 2015 mengatur sanksi administratif berupa teguran tertulis; pembatasan kegiatan usaha; penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi; dan pembekuan kegiatan usaha.

 

Meski pembayaran THR sifatnya wajib, Ida menyebut pengusaha yang kesulitan membayar THR dapat melakukan dialog dengan buruh untuk menyepakati pembayaran THR. Misalnya, pengusaha tidak dapat membayar THR sekaligus, maka pembayaran dapat dilakukan secara bertahap.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua