Senin, 13 July 2020

Menaker Imbau Perusahaan Gaungkan Motto Gerakan Pekerja Sehat

Terpenting, perusahaan yang beroperasi di Indonesia wajib menghormati hak pekerja dengan menerapkan protokol kesehatan yang diterbitkan pemerintah.
Ady Thea DA
Ilustrasi: Hol

Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Dalam menghadapi pandemi pemerintah meminta masyarakat melakukan adaptasi kebiasaan baru (new normal) dalam kegiatan rutin setiap harinya dengan mematuhi protokol Kesehatan tak terkecuali dalam lingkungan kerja di perkantoran.  

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol Kesehatan di lingkungan kerja. "Menjaga jarak, olahraga yang cukup, menjaga stamina agar memiliki imunitas tubuh yang baik," kata Menaker Ida Fauziah dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020). (Baca Juga: Catatan Burub atas Kebijakan Ketenagakerjaan Atasi Dampak Covid-19)

Ida mengingatkan tingginya penambahan jumlah kasus positif Covid-19 agar semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ida menekankan pelaksanaan protokol Kesehatan terutama di tempat kerja jangan dianggap sebagai beban, tapi kebutuhan. Menurutnya, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh penting untuk menguatkan imunitas tubuh guna menangkal Covid-19.

“Karena itu, kita berharap seluruh perusahaan mulai melaksanakan gerakan pekerja sehat. Gerakan ini bisa dimulai dengan melaksanakan olahraga secara teratur paling lama 10 menit,” harapnya.

Gagal memahami

Deputi Direktur Advokasi Elsam Andi Muttaqien mengatakan di era kebiasaan baru ini keselamatan manusia harus diletakkan di atas pemulihan ekonomi. Arah kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi di era pandemi ini menekankan pada perusahaan sebagai aktor kapital yang dianggap penting, sehingga diberikan berbagai jenis bantuan/kemudahan.

Misalnya, PP No.23 Tahun 2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Penanganan Pandemi Covid-19 yang mengatur kebijakan untuk menyelamatkan BUMN, perbankan dan dunia usaha. Tapi pemerintah dianggap gagal memahami hak atas kesehatan dan hak hidup warga negara yakni potensi penyebaran Covid-19 di perusahaan.

Pemerintah kota Semarang belum lama ini mengumumkan ada 205 kasus baru Covid-19. Pemerintah kota semarang menyebut peningkatan kasus di wilayahnya berasal dari klaster perusahaan mencapai 33 persen. Berbagai perusahaan itu bergerak di bidang garmen, BUMN, minyak dan gas.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua