Jumat, 23 October 2020

Persiapkan UPA 2021, Hukumonline Gelar Dua Gelombang Terakhir PKPA di 2020

Dapatkan penawaran terbaik dengan mengikuti rangkaian PKPA terakhir Hukumonline di tahun 2020.
CT-CAT

Dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, terdapat dua syarat yang harus dipenuhi seseorang untuk dapat diangkat menjadi advokat. Pertama, ia harus merupakan sarjana berlatar pendidikan tinggi hukum. Kedua, ia harus menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilaksanakan oleh organisasi advokat.  

 

Dalam PKPA, seorang calon advokat akan dibekali berbagai pengetahuan, keterampilan, dan keahlian hukum yang dibutuhkannya saat menjalankan praktik secara profesional. Setelah PKPA, ia harus mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA), sebelum akhirnya dinyatakan lulus dan dilantik sebagai advokat melalui prosesi pengambilan sumpah.  

 

Usai merampungkan gelaran PKPA daring periode Agustus-September 2020, Hukumonline akan kembali menggelar PKPA online gelombang empat yang akan berlangsung di bulan November-Desember 2020. Bekerja sama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, dua gelombang terakhir PKPA di tahun 2020 ini akan digelar pada waktu yang hampir bersamaan. Gelombang A, akan dimulai pada tanggal 9 November 2020 sampai dengan  3 Desember 2020, setiap hari Senin-Jumat pukul 14.00-16.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB; sedangkan Gelombang B akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2020 sampai dengan 17 Desember 2020, setiap hari Senin-Jumat pukul 14.00-16.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB.

 

Adapun terkait belum redanya penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia, PKPA akan diselenggarakan via Zoom. Hal ini sesuai dengan Peraturan PERADI Nomor 1 Tahun 2020 jo surat DPN PERADI bernomor: 220/DPN/PERADI/IV/2020 mengenai pelaksanaan PKPA dengan pola daring (online).

 

“PKPA Hukumonline menghadirkan pengajar yang berkompeten dalam bidangnya. Pengajarnya sangat menguasai materi, sehingga peserta mudah memahami apa yang telah disampaikan. Tak hanya materi, para pengajar juga memberikan pengalaman praktikal dalam menjalani profesi, sehingga sangat menarik untuk diikuti,” kata Muhammad Rickyi Ilham Chalid, Alumnus PKPA Hukumonline dari Universitas Sumatera Utara.

 

Berikut adalah rincian narasumber yang akan hadir dan membawakan beragam materi dalam PKPA Hukumonline kali ini:

 


  1. H. Shalih Mangara Sitompul, S.H., M.H. (DPN Peradi)

  2. Nikolas Simanjuntak (DPN Peradi)

  3. Sutrisno, S.H., M.H. (DPN Peradi)

  4. Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M. (Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani

  5. (UNJANI) dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia)

  6. Chandra M. Hamzah (Partner, Assegaf Hamzah & Partners)

  7. Juanda Pangaribuan (Hakim Ad-Hoc Pengadilan Hubungan Industrial Periode 2010-2016

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua