Pengertian Advokat dan Perbedaannya dengan Pengacara - Klinik Hukumonline
Pengertian Advokat dan Perbedaannya dengan Pengacara
Profesi Hukum

Pengertian Advokat dan Perbedaannya dengan Pengacara

Bacaan 2 Menit
Pengertian Advokat dan Perbedaannya dengan Pengacara

Pertanyaan

Apakah advokat itu? Apa yang membedakan antara advokat dengan pengacara biasa? Bagaimana kedudukan advokat sebelum dan sesudah UU Advokat dalam peradilan di Indonesia? Baik peradilan agama, peradilan umum maupun peradilan militer?

Intisari Jawaban

circle with chevron up

Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan dan berdasarkan ketentuan UU Advokat.

Sebelum UU Advokat diundangkan, advokat dan pengacara praktik memiliki lingkup wilayah kerja yang berbeda. Dalam hal ini, advokat memiliki izin praktik di pengadilan di seluruh wilayah Indonesia, sedangkan wilayah kerja pengacara praktik terbatas pada lingkup wilayah yang sesuai dengan izin praktik beracara yang dimilikinya.

Setelah UU Advokat diundangkan, istilah pengacara praktik tidak lagi dikenal dan pengacara praktik yang telah diangkat pada saat UU Advokat berlaku dinyatakan sebagai advokat.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda baca ulasan di bawah ini.

Ulasan Lengkap

Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Advokat yang dibuat oleh Si Pokrol dan dipublikasikan pertama kali pada Rabu, 10 Desember 2003.

Pengertian Advokat

Apa itu advokat? Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan dan berdasarkan ketentuan UU Advokat.[1]

Jasa hukum yang diberikan advokat meliputi:[2]

  1. Memberikan konsultasi hukum
  2. Memberikan bantuan hukum
  3. Menjalankan kuasa
  4. Mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien.

Saat ini, ketentuan mengenai advokat di Indonesia diatur dalam UU Advokat.

Sehingga, menjawab pertanyaan pertama Anda, advokat artinya orang yang memberikan jasa-jasa hukum di atas dan memenuhi syarat sesuai UU Advokat.

Perbedaan Advokat dan Pengacara Sebelum UU Advokat

Sebelum UU Advokat diundangkan, yang dimaksud dengan advokat adalah seseorang yang memiliki profesi memberikan jasa hukum kepada orang di dalam pengadilan atau seseorang yang mempunyai izin praktik beracara di pengadilan di seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan yang dimaksud dengan pengacara praktik adalah seseorang yang memiliki profesi untuk memberikan jasa hukum di dalam pengadilan di lingkup wilayah yang sesuai dengan izin praktik beracara yang dimilikinya. Sehingga, jika pengacara hendak beracara di luar lingkup wilayah izin praktiknya, ia harus meminta izin ke pengadilan tempat ia akan beracara terlebih dahulu.

Perbedaan Advokat dan Pengacara Setelah UU Advokat

Dengan diundangkannya UU Advokat, istilah pengacara praktik tidak lagi dikenal. Pasal 32 UU Advokat menegaskan bahwa advokat, penasihat hukum, pengacara praktik, dan konsultan hukum yang telah diangkat pada saat UU Advokat mulai berlaku dinyatakan sebagai advokat sebagaimana diatur dalam UU Advokat.

Sehingga, pasca UU Advokat diundangkan, yang dinyatakan sebagai advokat meliputi:

  1. Advokat;
  2. Penasihat hukum;
  3. Pengacara praktik; dan
  4. Konsultan hukum;

yang telah diangkat pada saat UU Advokat mulai berlaku.

Karena dalam ketentuan peralihan sudah ditegaskan sebagaimana disebutkan di atas, maka pengacara praktik yang telah diangkat pada saat UU Advokat mulai berlaku dapat memberikan jasa hukum di seluruh wilayah negara Indonesia.[3]

Seluruh informasi hukum yang ada di Klinik hukumonline.com disiapkan semata – mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum (lihat Pernyataan Penyangkalan selengkapnya). Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Konsultan Mitra Justika.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar Hukum:

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

[1] Pasal 1 angka 1 UU Advokat

[2] Pasal 1 angka 2 UU Advokat

[3] Pasal 5 ayat (2) UU Advokat

Tags: