Senin, 03 Agustus 2020

Digaji dengan Mata Uang Asing, Begini Perhitungan PPh-nya

Digaji dengan Mata Uang Asing, Begini Perhitungan PPh-nya

Pertanyaan

Saya bekerja di perusahaan asing di Indonesia. Gaji yang saya terima dalam bentuk mata uang asing dan langsung ditransferkan ke rekening bank di negara asal perusahaan tersebut tiap bulan. Mohon infokan bagaimana cara perhitungan pajak penghasilannya.

Intisari Jawaban

Meski bekerja di perusahaan asing dan dibayar dengan mata uang asing, namun Anda tetap merupakan wajib pajak dalam negeri, karena bekerja di perusahaan asing di Indonesia.
 
Hal yang patut diperhatikan ketika menerima upah dalam mata uang asing adalah mengetahui nilai tukar mata uang asing tersebut terhadap mata uang Indonesia. Selain itu, ketika memperhitungkan pajak penghasilan patut diperhatikan pula tarif penghasilan tidak kena pajaknya sehubungan dengan ada atau tidaknya tanggungan.
 
Untuk mengetahui pajak penghasilan terutang, ada beberapa metode dan perhitungan yang patut diperhatikan seksama. Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap


Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua