Selasa, 18 August 2020

Bolehkah Mantan Karyawan Turun Jabatan Saat Dipekerjakan Kembali?

Bolehkah Mantan Karyawan Turun Jabatan Saat Dipekerjakan Kembali?

Pertanyaan

Saya ingin bertanya, sudah tiga tahun saya bekerja di suatu perusahaan. Posisi saya sebagai konsultan bisnis agen. Di tahun ketiga bertepatan pada masa kontrak saya selesai, saya disuruh secara lisan untuk istirahat di rumah saja dengan alasan masa kontrak tahun ketiga selesai dan alasan wabah COVID-19. Katanya, nanti ketika sudah normal dipanggil lagi. Namun, sudah new normal dan aktivitas penjualan juga sudah normal, saya tidak dipanggil untuk kerja lagi. Malah ditawari jadi kolektor dengan syarat bawa berkas lamaran baru sebagai kolektor. Apakah demosi ini ada indikasi PHK? Karena saya sama sekali tidak mendapatkan surat dari HRD terkait nasib kerja. Lantas, apakah hak saya selama 3 tahun sebagai konsultan bisnis agen bisa diproses secara hukum?

Intisari Jawaban

Berdasarkan keterangan Anda, jenis perjanjian kerja Anda adalah perjanjian kerja waktu tertentu, karena diterangkan perjanjian kerja tersebut memiliki jangka waktu.
 
Jika pada tahun ketiga, perjanjian kerja tersebut berakhir, maka pemutusan hubungan kerja tersebut dapat dibenarkan, karena sesuai dengan ketentuan batas maksimal keberlakuan sebuah perjanjian kerja waktu tertentu dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
 
Perbuatan perusahaan yang menawarkan pekerjaan kepada Anda pun, meski jabatannya berbeda atau lebih rendah, dapat dibenarkan, karena status Anda memang bukan lagi sebagai pekerja/buruh dari perusahaan tersebut akibat berakhirnya perjanjian kerja yang sebelumnya.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua