Rabu, 30 March 2011

Kekosongan Jabatan Direksi Perseroan

Kekosongan Jabatan Direksi Perseroan

Pertanyaan

Bung Prokol, ada pertanyaan yang berhubungan dengan Perseroan Terbatas (PT). Masa Jabatan anggota direksi di dalam PT telah habis (selesai) sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar PT. Telah diadakan RUPS tetapi tidak menghasilkan keputusan apapun. Apakah dalam hal ini Komisaris dapat menunjuk seorang Direksi untuk menjalankan perusahaan untuk sementara waktu agar tidak terjadi kekosongan pimpinan/Direksi dalam perusahaan (tanpa mengadakan RUPS Kedua)? Terima kasih Bung Prokol.

Ulasan Lengkap

Komisaris tidak dapat menunjuk seorang Direksi untuk menjalankan perusahaan pada saat terjadi kekosongan posisi Direksi dalam Perseroan. Hal ini karena Pasal 94 ayat (1) UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) telah menentukan bahwa anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”). Hal-hal mengenai pengangkatan, penggantian dan pemberhentian anggota Direksi ini selanjutnya diatur dalam Anggaran Dasar (“AD”).

 

Ditegaskan pula oleh M. Yahya Harahap dalam bukunya “Hukum Perseroan Terbatas” (hal. 359) bahwa pengangkatan Direksi oleh RUPS ini bersifat imperatif atau memaksa (dwingendrecht, mandatory law). Tidak bisa disampingi pengaturannya dalam AD Perseroan.

 

Dalam hal masa jabatan Direksi telah berakhir sesuai dengan ketentuan dalam AD dan belum ditentukan penggantinya, Pasal 107 huruf c UUPT menentukan bahwa dalam AD seharusnya diatur siapa pihak yang berwenang menjalankan pengurusan Perseroan apabila terjadi kekosongan posisi Direksi.

 

Selanjutnya, dalam Pasal 118 ayat (1) UUPT diatur bahwa Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu, sepanjang telah diatur dalam AD Perseroan. 

 

Jadi, menjawab pertanyaan Anda, Komisaris tidak berwenang menunjuk seseorang untuk menjabat sebagai Direksi dan menjalankan pengurusan Perseroan untuk sementara waktu.

 

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

 
Dasar hukum:

Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua