Senin, 12 Mei 2014

Bisakah Ditilang Karena Mengganti Lampu Depan Kendaraan?

Bisakah Ditilang Karena Mengganti Lampu Depan Kendaraan?

Pertanyaan

Saya ingin bertanya, apakah aparat dalam hal ini polisi lalu lintas dapat menilang pengendara sepeda motor karena mengganti lampu sepeda motor lebih terang dari standar pabrik (lampu HID ato LED)? Ini disebabkan karena lampu standar kurang terang di waktu malam hari. Apakah ada pasalnya mengenai hal ini? Mohon pencerahannya, terima kasih.  

Ulasan Lengkap

, saya coba jawab dengan kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman pribadi saya.

 

Jawabannya bisa ditilang. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 285 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal tersebut memberi ancaman sanksi berupa kurungan atau denda bagi pengendara motor maupun mobil yang lampu utamanya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

 

Dalam Pasal 24 ayat (2) Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, untuk sepeda motor harus dilengkapi dengan lampu utama dekat dan lampu utama jauh paling banyak dua buah dan dapat memancarkan cahaya paling sedikit 40 (empat puluh) meter ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100 (seratus) meter ke arah depan untuk lampu utama jauh.

 

Jadi tidak perlu memikirkan pasal sebenarnya. Lampu keluaran pabrik sebenarnya sudah diatur sedemikian rupa sehingga cukup untuk menerangi jalan pada malam hari, hanya saja sering terganggu oleh kaca helm atau kaca film mobil.

 

Sebagai contoh, saya saat ini berdinas di Palu yang intensitas mataharinya luar biasa. Untuk mengatasi ini saya memasang kaca film depan 60% dan yang lain 80%. Hasilnya siang lumayan sejuk, namun malam gelap gulita seperti lampu saya tidak menyala. Saya tidak menambah watt lampu saya, sebab setelah saya keluar kabin mobil, ternyata lampu saya sudah sangat terang. Kalau ditambah, hanya akan menyilaukan pandangan kendaraan dari arah yang berlawanan. Saya seimbangkan antara kepentingan pribadi dengan keamanan pengendara lain, khususnya di depan saya saat malam hari.

 

Mungkin ini berlaku untuk motor juga, jika dengan kaca helm itu membuat lebih gelap, lebih baik ganti kaca helm Anda. Jika memang ingin menambah watt lampu, pastikan TIDAK MENYILAUKAN kendaraan dari arah depan Anda. Modifikasilah yang aman bagi Anda, aman juga bagi orang lain.

 

Saran saya, jangan menggunakan lampu warna putih. Saya dapat info dari teman saya, dan saya alami sendiri, warna putih akan memantul sempurna saat sinarnya melewati butir air, sehingga akan menyilaukan pengendara saat kondisi hujan deras. Berbeda dengan spektrum warna kuning yang mampu menembus butir air lebih baik.

 

Selain itu Anda juga dapat membaca artikel Mengapa saya tidak boleh mengubah warna lampu rem saya?!

 
Dasar Hukum:

1.    Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

2.    Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
Anggota POLRI yang gemar membagi pengetahuan dan pengalaman lewat blog pribadi.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua