Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) melalui Natural Resources Governance Studies (NRGS) menggandeng PT Permata Graha Nusantara (PGNMAS) menyelenggarakan pelatihan In-House Training bertajuk “Merger and Acquisition” guna memperkuat kapasitas internal perusahaan dalam memahami aksi korporasi secara komprehensif.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni FH UGM, Prof. Heribertus Jaka Triyana mengatakan merger dan akuisisi tidak dapat dipandang sekadar sebagai tindakan korporasi biasa. Aksi korporasi tersebut merupakan proses strategis yang membutuhkan pendekatan multidisiplin.
“Merger dan akuisisi tidak hanya dipahami sebagai tindakan korporasi semata, tetapi juga sebagai proses strategis yang memerlukan pemahaman lintas disiplin, mulai dari hukum, valuasi bisnis, pengelolaan risiko, hingga integrasi sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan,” ujar Prof. Herebitus dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/5/2026).
Dia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri menjadi penting untuk mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi terhadap dinamika bisnis global. Kolaborasi semacam ini juga dinilai dapat menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan pengembangan keilmuan di lingkungan akademik.
Baca juga:
- FH UGM dan PGN Kolaborasi Gelar Pelatihan Hukum untuk Eksekutif Non-Hukum
- FH UGM dan PGN Gelar Pelatihan Hukum Bisnis untuk Staf Non-Legal
- Kolaborasi FH UGM dan PGN Dongkrak Kapasitas Eksekutif dalam Tata Kelola Bisnis
Pelatihan berlangsung selama dua hari, 25–26 Mei 2026, di Kampus Magister Ilmu Hukum (MIH) UGM Jakarta dan diikuti 33 peserta dari berbagai satuan kerja PGNMAS. Mulai dari legal, manajemen risiko, audit internal, human capital, strategi bisnis, operasional, hingga keuangan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang merger dan akuisisi, mencakup aspek hukum, bisnis, perpajakan, valuasi perusahaan, hingga integrasi organisasi pasca transaksi.
Guru Besar Hukum Bisnis FH UGM, Prof. Sulistiowati yang menjadi pemateri pada hari pertama menjelaskan perusahaan perlu memahami merger dan akuisisi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang yang membutuhkan perencanaan matang sejak tahap awal.
















