Gelar Cultural Program 2026, FH UII Ajak Mahasiswa Asing Kenali Budaya dan Hukum Indonesia
Terbaru

Gelar Cultural Program 2026, FH UII Ajak Mahasiswa Asing Kenali Budaya dan Hukum Indonesia

FH UII menggelar Cultural Program 2026 di Magelang dengan mengajak mahasiswa asing dari berbagai negara yang didampingi student buddies dari Program Internasional FH UII untuk mengenal budaya lokal sekaligus memahami sistem hukum Indonesia.

Ferinda K Fachri
Bacaan 2 Menit
FH UII menggelar Cultural Program 2026 di Magelang dengan mengajak mahasiswa asing dari berbagai negara. Foto: Istimewa
FH UII menggelar Cultural Program 2026 di Magelang dengan mengajak mahasiswa asing dari berbagai negara. Foto: Istimewa

Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi, Program Studi Hukum Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) menyelenggarakan Cultural Program 2026 selama dua hari, pada 26-27 Januari 2026. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat kebersamaan serta memberikan pemahaman mendalam mengenai budaya lokal kepada mahasiswa asing yang menempuh studi di FH UII.

“Program ini sangat penting untuk mengenalkan khazanah kekayaan budaya serta situasi sosial di Indonesia agar mahasiswa asing dapat beradaptasi dengan mudah. Harapannya, setelah menyelesaikan studi, mereka dapat menjadi agen promosi bagi kebudayaan dan pendidikan di UII,” ujar Dekan FH UII, Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, dalam rilis resmi FH UII, Senin (2/1).

Sebanyak 16 peserta dari berbagai negara aktif mengikuti kegiatan ini, antara lain mahasiswa dari Griffith University, Australia, yang merupakan penerima beasiswa New Colombo Plan, serta empat mahasiswa penerima Future Global Leaders Scholarship (FGLS UII) yang berasal dari Kenya, Nigeria, dan Pakistan.

Baca Juga:

Selain itu, terdapat empat mahasiswa penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dari Afghanistan, Irlandia, dan Irak. FH UII juga melibatkan lima student buddies dari Program Internasional Angkatan 2025 untuk mendampingi para mahasiswa internasional.

Adapun pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Kota Magelang. Pemilihan lokasi yang dilakukan di Kota Magelang didasarkan pada kekayaan warisan budaya yang dimiliki, seperti Candi Borobudur dan Candi Mendut.

“Lokasi ini menyimpan sejarah kuat tentang harmoni lintas keagamaan di Indonesia. Kami ingin mahasiswa asing memahami bahwa Indonesia tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga nilai sejarah tentang toleransi yang sudah berkembang sejak lama,” kata Kepala Program Studi Hukum Program Sarjana FH UII, Dodik Setiawan Nur Heriyanto.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info