Rangkaian terakhir acara IG Live Hukumonline dalam rangka menuju In-House Counsel Summit Award (IHCSA) 2025 menghadirkan hal yang cukup menarik. Salah satunya, berkaitan dengan transformasi profesi legal counsel yang tadinya hanya pasif, kini harus jauh lebih pro-aktif.
Chief Legal Counsel PT Pertamina (persero) Joko Yuhono berpendapat, di Pertamina Legal Counsel saat ini memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan. Ini tentunya merupakan hal positif karena sebelumnya legal counsel hanya sekadar menunggu dari aksi korporasi.
"Di Pertamina kita sangat memiliki peran penting, saya lihat begini, konsepnya kalau bicara legal counsel itu sangat pasif, kita hanya mencocokkan kepatuhannya, aksi korporasi, bagaimana compliance-nya. Sekarang nggak, kita buat kajian analisa, kalau ada yang tidak bagus tulis saja semuanya," ujar Joko dalam IG Live Rule of Law Series 2025 Vol. 2 bertajuk "Arah Baru Profesi In-House Counsel Indonesia: Menuju In-House Counsel Summit & Awards 2025", Jum'at (26/9/2025).
Baca juga:
- Peran In-House Counsel: Dari Penjaga Kepatuhan Hukum ke Mitra Bisnis Strategis
- Penjurian Ketat untuk Apresiasi In-House Counsel Terbaik dalam IHCSA 2025
Menurut Joko, legal counsel awalnya dianggap sebagai penghambat keputusan. Hal ini dikarenakan tidak jarang keputusan yang dibuat direksi bertentangan dengan aturan perundang-undangan. Di sini, legal counsel perlu menyatakan pendapatnya bila ada risiko hukum atas keputusan tersebut.
"Dulu sepertinya mereka nggak enak hubungannya dipikir menghambat, sekarang enggak. Saya pikir begini, 'kamu mau masuk penjara atau mau saya hambat'? ini sudah berapa orang Pertamina masuk penjara, jadi mending saya hambat kalau memang nggak betul ini. Jadi kalau sekarang legal bilang ini nggak bisa, ya nggak diambil keputusan," jelasnya.
Joko juga menjelaskan saat ini teknologi semakin canggih, sehingga legal counsel dituntut aktif, tidak hanya dalam menyelesaikan masalah, tetapi juga mencegah terjadinya masalah di kemudian hari. Tak hanya itu, legal counsel juga harus mempunyai relasi luas yang nantinya tentu akan berdampak positif pada pekerjaan.
















