Pemilihan Raya (Pemira) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) sudah selesai digelar. Sebanyak 3163 pemilih dari total 3758 Calon Pemilih Tetap (CPT), menggunakan hak suaranya dalam voting yang dilaksanakan pada 29-30 November lalu. Hasil Pemira diumumkan pada Munas ILUNI FHUI pada Minggu (1/12), dan Yusuf Didi Setiarto terpilih sebagai Ketua Umum ILUNI FHUI periode 2024-2027.
Dalam Pemira ILUNI FHUI, Yusuf Didi Setiarto ‘bertarung’ dengan empat kandidat calon lainnya yakni Fernandes Raja Saor (FHUI 2006), Mohamad Fajri Mekka Putra (FHUI 1999), Raden Rahmat Bastian (FHUI 1992), Robby Ferliansyah Asshiddiqie (FHUI 2005), Yusuf Didi Setiarto (FHUI 1994).
Ketua Organizing Committee Pemira ILUNI FHUI, Indra Dwisatria D. Pusponegoro, menyampaikan bahwa Yusuf Didi Setiarto mengantongi jumlah suara sebanyak 1.600 suara atau 50,58 persen dari total suara yang masuk. Pada posisi kedua ada Mohamad Fajri yang memperoleh 1.077 suara (34,05 persen), Robby Ferliansyah dengan 407 suara (12,87 persen), Fernandes Raja Saor 45 suara (1.42 persen), dan Raden Rahmat Bastian mendapatkan 34 suara (1.08 persen).
Baca Juga:
- Mengenal Yusuf Didi Setiarto, Bakal Calon Ketum ILUNI FHUI Periode 2024-2027
- ILUNI FHUI Dorong Alumni Berperan dalam Masyarakat
Indra menjelaskan bahwa voting pemilihan Ketua Umum ILUNI FHUI dilakukan secara elektronik, sama seperti Pemira di periode sebelumnya. Lewat sistem ini, CPT bisa melakukan voting melalui ponsel ataupun komputer/laptop dari mana saja. Hanya saja, sistem elektronik pada Pemira kali ini agak berbeda. Mulai dari pendaftaran CPT hingga voting dilakukan melalui website resmi milik ILUNI FHUI.
“Baru di kepengurusan Bang Rapin yang sekarang inilah sistem voting menggunakan website ILUNI FHUI. Sebelum-sebelumnya waktu Bang Rapin masih pakai UI Connect. Jadi sistem ini akan diserahkan dari pengurusan Bang Rapin ke Bang Didi,” kata Indra kepada Hukumonline, Selasa (2/12).
Hal berbeda lainnya pada Pemira kali ini adalah di mana proses pendaftaran CPT mensyaratkan adanya fotocopy ijazah atau surat keterangan dari kampus jika ada kendala seperti ijazah yang hilang. Pada tahap ini, lanjut Indra, panitia Pemira akan memverifikasi pendaftaran yang masuk, di mana total alumni yang mendaftar adalah 3.834 orang, sementara jumlah total alumni yang terverifikasi adalah 3.759 orang.
















