Kemenag Kantor Wilayah Jabar Selidiki Calon Haji Ilegal
Aktual

Kemenag Kantor Wilayah Jabar Selidiki Calon Haji Ilegal

Kementerian agama siap memberikan sanksi paling berat bagi biro haji yang terlibat dalam kasus 177 calon haji ilegal asal Indonesia yang tertangkap di Filipina.

ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, menurut dia, juga akan memberikan sanksi terberat terhadap biro perjalanan haji yang memberangkatkan keempat warga asal Jawa Barat tersebut."Dan kalau ada pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini biro travel haji-nya. Maka akan kita tuntut secara hukum," ujar dia.Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, ia menyarankan agar calon jemaah haji yang memiliki niat berangkat haji untuk menempuh jalur legal yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia."Harus selalu bersabar karena kalau sudah kejadian seperti ini banyak kerugian yang akan ditanggung oleh si calon jemaah haji tersebut. Dan jangan salah dengan niat saja barangkali itu yang menjadikan kemabruran haji kita," katanya. (Baca juga: Menyelisik Payung Hukum Jika Tertipu Biro Perjalanan Haji)Sebelumnya, juru bicara kepolisian Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/8) menuturkan dari empat dari 177 calon jemaah haji yang gagal berangkat ke Tanah Suci melalui Filipina ialah warga Jawa Barat.
Boy mengatakan polisi kini menelusuri pihak-pihak yang terlibat memberangkatkan 177 orang WNI tersebut dan ia belum mengetahui apakah pelaku merupakan travel agen biasa atau tergabung dalam suatu kejahatan yang terorganisir. "Belum dapat disimpulkan (pelaku) murni travel agen atau sindikat," katanya.
Imbauan Kementerian
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Jamil di Jeddah, Sabtu pekan lalu, mengimbau warga negara Indonesia yang akan berhaji menggunakan jalur resmi.
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info