Kesan Mendalam Peserta Bimbingan Kerja Hukumonline Fresh Graduate Hukum
Terbaru

Kesan Mendalam Peserta Bimbingan Kerja Hukumonline Fresh Graduate Hukum

Melalui pelatihan membuat peserta mengulang materi ilmu hukum serta mengetahui secara utuh integritas dalam menjalani profesi hukum.

Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit
Para peserta berfoto bersama seusai Pelatihan Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum’, Rabu (14/8/2024) kemarin. Foto: RES
Para peserta berfoto bersama seusai Pelatihan Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum’, Rabu (14/8/2024) kemarin. Foto: RES

“Saya mengikuti pelatihan ini karena Hukumonline punya legacy dalam beri pelatihan yang baik dan praktikal ke anak-anak muda, fresh graduate”. Pernyataan itu meluncur dari bibir Steven Widjaja seusai mengikuti ‘Pelatihan Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum’ yang diselenggarakan di Jakarta sejak Selasa (13/8/2024) dan Rabu (14/8/2024) kemarin.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Parahyangan itu mengakui materi yang diberikan para pemateri amat gamblang dan jelas. Apalagi para pemateri merupakan praktisi berkompeten dan memiliki karir panjang di bidang hukum. Kesan mendalam di benak Steven melalui pelatihan tersebut peserta dapat mengetahui  secara langsung praktik profesi hukum secara utuh.

Seperti lawyer dan in house counsel secara mendalam dari pembicara yang berpengalaman. Dia menyadari setelah mengikuti pelatihan tersebut masih terdapat ilmu hukum dan kemampuan lain yang harus dipelajari agar benar-benar siap terjun di dunia kerja. Ilmu hukum tak melulu yang terdapat di ruang-ruang kelas kuliah, namun boleh jadi mendapat dari pengalaman para ahli dan pemateri pelatihan

“Pelatihan ini juga membuat saya harus me-remind mengenai integritas profesi hukum,” katanya.

Baca juga:

Bagi Steven, beberapa materi teknis yang berkesan seperti uji tuntas hukum atau legal due diligence, arbitrase dan litigasi. Menurutnya pasca mengikuti pelatihan dengan sejumlah materi dari para pemateri memberikan gambaran utuh praktik dalam dunia kerja di bidang hukum.

“Saya jadi paham secara utuh dan mendapatkan ilmu yang mahal dari pelatihan ini,” imbuhnya.

Salah seorang peserta lain, alumni FH Universitas Kristen Indonesia, Deanne Lauretta Sumakud punya pandangan senada. Menurutnya, setiap materi pelatihan membuka wawasan baru mengenai profesi hukum.

“Saya awalnya berpikir scope kerja in house counsel sempit, tapi dari pelatihan ini ternyata profesi itu mempunyai kompleksitas yang tinggi,” ujar Deanne.

Setelah mengikuti pelatihan bertajuk ‘Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum’, menurut Deanne semakin memotivasi dirinya untuk terus belajar ilmu hukum agar sukses kedepannya. “Pelatihan ini sangat memotivasi saya sekali dan membuka mata yang tadinya hanya tahu dasar-dasarnya saja,” imbuhnya.

Profesi bidang hukum mengalami perkembangan seiring dinamika dunia bisnis saat ini. Terdapat berbagai pilihan profesi bagi lulusan baru sarjana hukum mulai dari lawyer, jaksa, hakim hingga legal korporasi. Kebutuhan dunia bisnis terhadap profesi hukum juga terus mengalami perkembangan. Terdapat berbagai posisi yang tersedia bagi sarjana hukum seperti. In house counsel, corporate secretary atau sekretaris perusahaan hingga data protection officer (DPO).

Presiden Indonesia Corporate Counsel Association, Seradesy Sumardi saat menjadi pemateri mengatakan di antara pilihan profesi di bidang hukum, penting bagi para fresh graduate mempersiapkan diri untuk membekali kemampuan sesuai dengan minat masing-masing. Dia menekankan setidaknya fresh graduate harus membekali kemampuan teknis (hard skill) dan non-teknis (soft skill) saat bekerja sebagai profesional hukum.

Menurutnya, hal paling penting yang harus dimiliki profesional hukum yaitu menjunjung tinggi integritas dan etika. Berdasarkan pengalamannya berkarir 20 tahun lebih di dunia hukum, terdapat berbagai risiko pelanggaran hukum yang dilakukan profesional hukum seperti suap hingga manipulasi data.

Don’t compromise terhadap etik praktisi hukum,” ujar Seradesy saat menjadi narasumber dalam acara ”Pelatihan Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (14/8/2024).

Dia menjelaskan, dalam menjalankan profesi hukum yang berintegritas maka profesional hukum akan memiliki keunggulan tersendiri. Pasalnya dengan bertindak berpegang pada integritas menjadi sangat penting untuk membangun dan menjaga kepercayaan serta  hubungan baik dengan pihak manapun.

Selain itu, para lulusan baru sarjana hukum harus membekali dengan beberapa kemampuan teknis dasar. Seperti, penyusunan draf dan penulisan kontrak, riset dan analisis hukum, advokasi dan berpengadilan. Tak kalah penting, terdapat kemampuan non-teknis yang juga harus dikuasai. Seperti sifat kepemimpinan, komunikasi, membangun jaringan hingga siap melayani kebutuhan klien.

Sebagaimana diketahui, Hukumonline baru saja menyelenggarakan Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum 2024 pada Selasa dan Rabu (13 dan 14 Agustus) di Jakarta. Pelatihan yang berlangsung secara tatap muka tersebut bertujuan memperkenalkan karir kepada para lulusan sarjana hukum muda mengenai profesi yang dapat dipilih kedepannya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat berbagai materi yang penting untuk dipahami para peserta. Topik pelatihan tersebut yaitu Berkarir sebagai Praktisi pada Firma Hukum: Panduan Lengkap bagi Calon Lawyer, Penyusunan Dokumen Hukum, Legal Due Diligence, dan Strategi Penyelesaian Sengketa, Kompetensi Hukum Mendalam dan Praktis untuk In-House Counsel: Penelitian Hukum, Etika dan Peran dan Tanggung Jawab In-House Counsel dalam Dinamika Perusahaan.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info