Kongres Advokat Indonesia (KAI) secara resmi menggelar forum Pra-Rapat Kerja Nasional yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Sabtu (30/5). Forum ini mempertemukan ratusan pengurus dan anggota dari berbagai penjuru tanah air guna menyamakan persepsi, membahas draf keputusan, serta mematangkan seluruh agenda strategis sebelum acara puncak Rapat Kerja Nasional KAI 2026 yang akan dilangsungkan di Hotel Lombok Raya, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada awal Juni mendatang.
Dalam forum tersebut, jajaran panitia nasional melaporkan bahwa persiapan teknis dan administratif telah berjalan secara optimal dan melampaui ekspektasi awal. Kehadiran para peserta yang mendaftarkan diri secara resmi dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan antusiasme yang luar biasa tinggi untuk menyukseskan gelaran tahunan ini. Seluruh perangkat organisasi di tingkat wilayah dan daerah dipastikan siap bersinergi guna mengawal kelancaran mobilisasi massa serta pelaksanaan seluruh rangkaian acara di Lombok.
Wakil Ketua Panitia Nasional Rakernas KAI Tahun 2026 yang juga menjabat sebagai Presidium, Muh. Israq Mahmud, dalam laporan resminya menegaskan bahwa seluruh proses persiapan telah berjalan linear dengan rencana kerja yang telah disusun panitia. Ia menekankan, animo para kader organisasi untuk menghadiri acara ini sangat besar, yang dibuktikan dengan lonjakan data pendaftaran peserta dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
"Dari target awal peserta yang mendaftar, saat ini sudah melebihi target. Rangkaian kegiatan Rakernas KAI 2026 akan didahului oleh kegiatan pendidikan paralegal dalam Gerakan Seribu Paralegal. Awalnya memang ada kendala teknis dalam perencanaan penyelenggaraan pelatihan Gerakan Seribu Paralegal ini. Namun, ternyata pemerintah setempat di Nusa Tenggara Barat sangat mendukung kegiatan ini, dan kita diterima dengan baik oleh Gubernur, Biro Hukum, hingga Kementerian Hukum pun mendukung, dan kegiatan Rakernas kita juga sangat didukung, jadi Insyaallah tanggal 4 Juni nanti pelatihan Gerakan Seribu Paralegal akan dilangsungkan," ujar Israq.
Lebih lanjut, Israq menyampaikan bahwa kepanitiaan lokal maupun nasional telah melakukan koordinasi intensif di lapangan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta. Skema penjemputan dan penyambutan bagi para advokat yang datang melalui berbagai pintu masuk transportasi pun telah disiapkan secara matang.
“Gubernur NTB direncanakan membuka acara Rakernas, jadi bagi teman-teman daerah ditunggu untuk berkoordinasi dengan rekan-rekan Nusa Tenggara Barat terkait kedatangannya,” Israq menambahkan.
Selain kesiapan aspek akomodasi dan logistik, substansi dari pelaksanaan Rakernas KAI 2026 menjadi perhatian utama dari jajaran pimpinan pusat organisasi. Momentum berkumpulnya para penegak hukum ini tidak hanya dijadikan sebagai ruang evaluasi internal organisasi, melainkan juga didorong untuk memberikan kontribusi nyata yang berdampak langsung pada penguatan struktur hukum masyarakat bawah dan pengayaan keilmuan hukum nasional.
















