Baca:
- Deklarasi Ricardo Simanjuntak dan Melli Darsa Siap Pimpin PERADI
- Buntut Gugatan DPN PERADI yang Kandas Lagi: Semua Kubu PERADI Tidak Sah?
Slogan berikutnya adalah nobile, yaitu mulia. Ricardo tetap menginginkan PERADI menjadi wadah advokat yang menjalankan profesinya dengan mulia. Sehingga nama advokat kembali harum dan disegani tidak hanya di dalam negeri, tetapi hingga mancanegara.
Sementara, Melli Darsa melihat industri hukum saat ini semakin melemah. Menurutnya, hal itu sebenarnya bukan hal aneh, sebab ia menganggap PERADI yang ada saat ini belum bisa mengakomodir para anggotanya. "Bukan hal yang mudah menyatukan seluruh organisasi, saya bilang saya jadi anggota semua PERADI. Saya lihat industri hukum melemah bukan kebetulan, itu karena tidak ada PERADI yang kuat," ujarnya.
Selain itu ia juga melihat peran perempuan di PERADI juga sangat minim. "PERADI bagaimanapun harus kita akui sangat man-oriented dan perempuan saya mau terwakili di sini. Saya mau anak-anak muda ini menganggap PERADI adalah rumahnya. Kita bersatu menjadi PERADI yang lebih kuat tidak terpecah belah," pungkasnya.
Melli menegaskan, PERADI harus berfondasikan keberagaman dan perbedaan, dan harus meninggalkan budaya lama yang kaku dan eksklusif agar tetap eksis di masa depan. "PERADI harus bersatu, maju agar tidak tersapu arus waktu. Menjadi organisasi terdepan untuk semua, yang siap menatap masa depan bersama-sama,” tutupnya.
















