Pas di Hari Ulang Tahun, BJ Habibie Orasi Ilmiah di UI
Berita

Pas di Hari Ulang Tahun, BJ Habibie Orasi Ilmiah di UI

Fakultas Ilmu Administrasi UI luncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance.

Muhammad Yasin
Bacaan 2 Menit

“Merdeka yang bertanggung jawab dan berbudaya. Bebas yang bertanggung jawab dan berbudaya,” tegasnya. “Manusia yang unggul adalah manusia merdeka,” sambungnya.

(Baca juga: Pembaru Hukum Harus Berani Ambil Keputusan Cermat Bagi Kemajuan Bangsa).

Habibie mengaitkan pengembangan SDM di masa mendatang dengan kebudayaan. Setinggi apapun target pembangunan, sehebat apapun demokrasi yang ingin dibangun, pengembangan SDM tak dapat dilepaskan dari anasir budaya. “Manusia harus berprilaku sesuai dengan budayanya”.

Budaya khas suatu daerah diyakini telah ada sejak manusia pendukung kebudayaan itu ada. Masyarakat yang masih menganut animisme, belum mengenal agama yang sekarang, sudah ada budayanya. Sebagian budaya itu berkaitan dengan kepatuhan terhadap hukum dan adat istiadat masyarakat.

Sejalan dengan pergaulan antarmasyarakat, maka terjadi akulturasi budaya, yang pada akhirnya membentuk budaya masyarakat Indonesia. Habibie menyebutnya sebagai konvergensi perilaku (masyarakat) Indonesia. Hasil budaya masyarakat Indonesia itulah yang kemudian dijadikan pedoman hidup sebagai bangsa dan negara Indonesia. Dalam ketatanegaraan, pedoman itu menjadi Pancasila dan UUD 1945. Habibie mengatakan dalam pengembangan SDM Indonesia ke depan, tetap harus kembali ke Pancasila dan UUD 1945.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info