Penyelesaian Sengketa yang Tepat
Partner Allen & Gledhill LLP, Kelvin Kek, yang turut hadir dalam diskusi panel siang itu menuturkan meski penghentian kontrak bukan sesuatu yang diharapkan ketika risiko bisnis muncul, kondisi ketidakpastian saat ini membuat perusahaan harus lebih siap menghadapinya.
Maka dari itu, in-house counsel perlu lebih proaktif mempertimbangkan forum penyelesaian, metode resolusi hingga klausul kontrak yang kerap disebut ‘midnight clauses’. Jika sebelumnya aspek ini sering dianggap kurang penting, dalam iklim bisnis sekarang justru harus menjadi perhatian utama.

Partner Allen & Gledhill LLP, Kelvin Kek, dalam diskusi panel IHCSA 2025 bertajuk ‘Elevating the Strategic Role of Risk Management in Navigating Digital and Geopolitical Disruption’, Kamis (2/10). Foto: HFW
“Pendekatan proof of structure di Singapura telah menjadi cara umum dalam menghadapi arbitrase selama masa pandemi, dan selama bertahun-tahun telah menguat sebagai praktik yang diadopsi pihak komersial di seluruh dunia. Bahkan di luar ranah arbitrase, terdapat berbagai alternatif penyelesaian sengketa lain,” jelasnya.
Beberapa di antaranya melalui negosiasi sampai dengan mediasi. Dalam konteks ini, sambung Kelvin, Singapore Convention on Mediation menjadi sangat relevan, seiring dengan reputasi Singapura yang terus berkembang sebagai pusat mediasi internasional.
Sehingga penting bagi in-house counsel, memiliki mitra yang tepat untuk terlibat dalam penyelesaian sengketa dan mengoordinasikan isu-isu terkait. Mitra yang tepat adalah pihak yang memiliki peluang terbaik untuk memenangkan resolusi, dan ini menjadi faktor mendasar bagi terciptanya perdamaian serta keamanan bagi keberlangsungan bisnis.
Mitra yang demikian dapat membantu menavigasi proses produksi informasi dan kapabilitas yang dibutuhkan bisnis dalam menghadapi sengketa. “Pada akhirnya, lanskap yang kita hadapi saat ini menuntut lebih banyak dari semua pihak, sekaligus memberi kesempatan untuk mendefinisikan kembali peran, model kolaborasi, dan kemitraan bisnis agar dapat diemban dengan keyakinan,” pungkasnya.
















