Terbaru

Usung Sejumlah Terobosan Baru, Yudhi-Nahot Deklarasi Calon Ketum dan Sekjen AKPI

Diantara program terobosan yang dicanangkan pasangan calon Yudhi-Nahot ialah membangun database digital, perlindungan hukum terhadap para anggota, hingga mengadakan program khusus untuk anggota supaya dapat dijembatani dalam memperoleh ilmu dari para senior di dalam coaching kepada grup-grup yang lebih kecil.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 3 Menit
Yudhi Wibisana dan Andreas Nahot Silitonga (YN) di sela-sela deklarasi untuk maju dalam pemilihan Calon Ketua Umum dan Sekjen AKPI periode 2022-2025, Kamis (23/6/2022). Foto: RES
Yudhi Wibisana dan Andreas Nahot Silitonga (YN) di sela-sela deklarasi untuk maju dalam pemilihan Calon Ketua Umum dan Sekjen AKPI periode 2022-2025, Kamis (23/6/2022). Foto: RES

Kontestasi pemilihan Ketua Umum AKPI di Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Agustus 2022 mendatang bakal dimeriahkan dengan bergabungnya Yudhi Wibhisana dan Andreas Nahot Silitonga sebagai Calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI Tahun 2022-2025. Deklarasi Yudhi-Nahot sebagai pasangan calon yang terselenggara di Grand Ballroom 1, The Ritz Carlton Pacific Place itu dihadiri ratusan dari sekitar 300 orang undangan.

Keduanya mantap bergandengan sebagai paslon dengan kesungguhan untuk mengembalikan AKPI sebagai organisasi yang paling kuat dan paling mampu mewadahi kepentingan para anggotanya dengan jauh lebih profesional, independen, dan bisa memperkuat jejaring baik di pemerintahan, dunia bisnis, maupun masyarakat. Terdapat sejumlah hal yang akan menjadi sorotan khusus dari paslon ini jika terpilih menjadi “nahkoda” AKPI 2022-2025.

“Kita juga memperhatikan nanti seperti layanan anggota dari sisi kesekretariatan. Kita mengharapkan akan membangun sebuah database yang digital, paling tidak ke dalamnya kita bisa saling tahu anggota itu siapa saja dan keluarnya pun masyarakat dengan mudah bisa mengakses para anggota itu,” ujar Nahot kepada Hukumonline di sela-sela acara Deklarasi Calon Ketua Umum dan Calon Sekjen AKPI Yudhi-Nahot for AKPI 2022-2025, Kamis (23/6/2022) malam.

Baca Juga:

Pasangan ini juga akan memberikan atensi terkait isu perlindungan hukum terhadap para anggotanya. Pasalnya, dalam perjalanannya telah banyak sekali kurator yang menghadapi masalah hukum. Untuk itu, mereka hendak mengupayakan adanya optimalisasi peran Dewan Kehormatan dan pelayanan terhadap anggota yang sedang bermasalah.

Namun, Yudhi mengatakan diantara program yang dicanangkan, yang paling utama adalah terkait memberikan kemudahan masyarakat untuk mengakses database. Bukan tanpa alasan, nantinya modernisasi database akan mempermudah masyarakat untuk mengetahui kurator yang bersangkutan.

“Karena profesi kurator itu tidak terlepas dari yang namanya dunia bisnis, itu sudah pasti. Banyak orang melihat kurator itu adalah AKPI, pengurus adalah AKPI. Nah, kita akan melakukan modernisasi terhadap database ini. Kalau orang bisa dengan sangat mudahnya mengakses database di kami, di AKPI, itu akan jauh lebih mudah bagi mereka melihat sejauh mana kita punya performance, sejauh mana kita punya kinerja,” terangnya.

Tags:

Berita Terkait