Selasa, 27 November 2012

Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Karyawan Chevron

NOV

 

Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan karyawan Chevron. Sebagaimana diketahui, permohonan praperadilan ini terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi Bioremediasi yang ditaksir mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp100 miliar.

Dalam putusannya, hakim tunggal, Suko Harsono menyatakan penetapan tersangka Bachtiar Abdul Fatah tidak sah menurut hukum. Tidak hanya itu, Suko juga menilai tindakan Kejaksaan menahan Bachtiar tidak sah menurut hukum.

“Memerintahkan kepada termohon untuk membebaskan tersangka Bachtiar Abdul Fatah atau pemohon pada praperadilan ini dari tahanan seketika setelah putusan ini dibacakan,” ucap Suko.

Dalam putusan, hakim juga menghukum Kejaksaan untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1 juta kepada pemohon serta membayar biaya perkara Rp5000.

Selain Bachtiar, tiga karyawan Chevron lainnya yakni Kukuh, Widodo, dan Endah Rumbiyanti juga mengajukan permohonan praperadilan secara terpisah. Dengan hakim tunggal yang berbeda, permohonan Kukuh dkk juga diputus dikabulkan sebagian. 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua