LDHON 2016:

4 Kampus Siap Bertanding di Semifinal Liga Debat Hukum Online Nasional 2016

Keempat tim ini telah melalui perjuangan berat dari semula sebanyak 32 tim di babak penyisihan.
Oleh:
Hukumpedia
Bacaan 2 Menit
Semifinalis LDHON 2016. Foto: Hukumpedia
Semifinalis LDHON 2016. Foto: Hukumpedia
Empat tim debat dari berbagai Fakultas Hukum (FH) siap bertanding di babak semifinal Liga Debat Hukum Online Nasional (LDHON) 2016. Keempat tim itu terdiri dari FH Universitas Indonesia, FH Universitas Hasanuddin, FH Universitas Internasional Batam dan FH Universitas Padjadjaran. Keempatnya akan mengikuti babak semifinal yang berlangsung dari 4-13 November 2016.
 
Sejak babak penyisihan dimulai pada 2 September 2016lalu.Keempat tim ini telah membuktikan diri mereka sebagai salah satu tim tangguh yang berlaga di kompetisi debat hukum terbesar di Indonesiaini. Perjuangan yang harus dilalui keempat tim ini sangat berat.
 
Betapa tidak, keempatnya terpilih sebagai semifinalis dari 32 tim yang mengikuti sejak babak penyisihan. Keempat tim ini akhirnya membuktikan ketangguhannya. Alasannya, selain karena harus berdebat dengan tim lawan, para semifinalis ini juga harus menghadapi para pendukung tim lawan. (Baca Juga: 32 Fakultas Hukum Siap Bertarung dalam LDHON 2016)
 
Pada babak semifinal nanti, tim debat dari FH Universitas Internasional Batam akan berhadapan dengan tim dari FH Universitas Padjadaran dengan topik debat “Cost Recovery: Untung atau Buntung”. Sementara pada saat yang sama, tim debat dari FH Universitas Hasanuddin akan berhadapan dengan tim dari FH Universitas Indonesia dengan topik debat “Penambahan Kewenangan BIN dalam Pemberantasan Terorisme”.
 
Keempat tim debat harus mempersiapkan video argumentasi pembuka dengan durasi selama tiga menit, sehingga dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat. Perdebatan antar tim debat di masing-masing topik akan terjadi secara real time melalui kolom komentar yang telah disediakan.
 
Bukan hanya peserta debat yang mengisi kolom komentar, masyarakat luas, termasuk Anda selaku pendukung salah satu tim debat juga dapat terlibat aktif dan berpartisipasi dengan menyanggah ataupun mendukung argumentasi dari salah satu tim debat dalam topik–topik tersebut. (Baca Juga: Ini 10 Profil10 Delegasi Pertama Lomba Debat Hukum Online Nasional)
 
Cara terlibat dalam interaksi debat termasuk memberikan dukungan cukup mudah.Anda hanya perlu terdaftar sebagai Sahabat Hukumpedia melalui taut ini. Penentuan pemenang pada babak semifinal ini ditentukan berdasarkan dua hal, yaitu dari dukungan Anda sebagai Sahabat Hukumpedia dan nilai interaksi yang diberikan oleh HukumOnline.
 
Untuk diketahui, LDHON 2016 yang digelar oleh HukumOnline adalah sebuah konsep baru mengenai debat hukum dan baru diperkenalkan secara resmi ke publik pada 1 September 2016. Umumnya kompetisi debat digelar secara tertutup dan interaksi hanya berlangsung antara tim debat dengan juri. LDHON 2016 yang dipersembahkan oleh HukumOnline berlangsung dengan format terbuka dengan interaksi terbuka yang dilakukan secara real time dari seluruh Indonesia.
 
Catatan HukumOnline menunjukkan bahwa LDHON 2016 diikuti oleh 32 kampus dari seluruh Indonesia. Sepanjang babak penyisihan hingga perempat final, ada 28 topik yang dipertandingkan dan terdapat 56 video yang secara total dilihat oleh 13.520 pengunjung. Selain itu, LDHON 2016 telah membuktikan diri sebagai satu–satunya kompetisi debat yang melibatkan 13.006 Sahabat Hukumpedia dengan total interaksi 22.366 interaksi. (Baca Juga: 16 Delegasi Kampus Hukum Pemberani Siap Bertarung di LDHON 2016)
 
Bagi keempat tim debat, HukumOnline mengucapkan selamat bertanding. Dan bagi para pendukung, bersiaplah memberi dukungan bagi tim debat unggulan Anda!
Berita Terkait