Jumat, 13 Maret 2020

Coronavirus Menyebar, Munas Peradi yang Jalan Terus, dan Kesigapan ABA

American Bar Association umumkan sejumlah langkah. Belum ada langkah khusus dari organisasi profesi advokat di Indonesia.
Norman Edwin Elnizar
Ilustrasi pencegahan coronavirus.

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan akan tetap melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 29-31 Maret 2020. Fauzie mengatakan upaya mencegah penyebaran coronavirus akan tetap mereka lakukan sesuai protokol kesehatan dari Pemerintah. Pada saat yang sama American Bar Association (ABA) mengumumkan sejumlah langkah demi kesehatan dan keselamatan anggotanya.

“Munas akan tetap berlangsung sesuai jadwal, kami akan ikuti aturan yang berlaku termasuk upaya deteksi ke seluruh peserta Munas,” kata Fauzie kepada hukumonline. Ia menyebut perkiraan 1.200 orang akan berkumpul di Surabaya, Jawa Timur saat Munas nanti. Jumlah tersebut termasuk delegasi dari cabang Peradi seluruh Indonesia.

Dihubungi terpisah, Peradi ‘Rumah Bersama Advokat’ yang dipimpin Luhut M.P.Pangaribuan juga tidak akan menunda Munas mereka 19 Juni 2020 mendatang. “Munas akan terus jalan dan tidak terpengaruh virus corona, Peradi RBA menggunakan e-voting,” kata Luhut kepada hukumonline.

Peradi yang ia pimpin menggunakan mekanisme One Man One Vote secara elektronik untuk kali kedua sejak Munas sebelumnya. “Di situ kelebihan e-voting yang tidak perlu berkumpul,” Luhut menambahkan.

(Baca juga: Adu Canggih Munas 3 Peradi).

Sistem e-voting juga telah digunakan dalam Munas Peradi ‘Suara Advokat Indonesia’ yang dipimpin Juniver Girsang akhir Februari lalu. Saat itu belum ditemukan satu pun kasus penyebaran coronavirus di Indonesia. Baru pada 2 Maret 2020 ada pengumuman kasus pertama pasien coronavirus yang jumlahnya melonjak hingga puluhan orang saat ini.

DPN Peradi yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan masih menggunakan pemungutan suara lewat kehadiran delegasi cabang. Hal itu membuat akan berkumpulnya banyak orang termasuk jajaran panitia Munas dan pengurus Peradi. “Kami akan deteksi bekerja sama dengan tenaga kesehatan profesional agar semua yang ikut Munas aman, sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan,” kata Fauzie meyakinkan.

ABA dan Law Firm Internasional

Belum ada himbauan khusus soal pencegahan coronavirus dari Peradi kepada anggotanya. Sampai berita ini diturunkan, hukumonline mencoba mengonfirmasi kepada tiga kubu Peradi yang ada. Pihak Peradi ‘Suara Advokat Indonesia’ yang kembali dipimpin Juniver Girsang belum memberikan jawaban.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua