Hukumnya Jika Diam-Diam Memfoto Orang Lain

Bacaan 8 Menit
Hukumnya Jika Diam-Diam Memfoto Orang Lain
Pertanyaan

Ada teman kami sedang bekerja dan tanpa sadar difoto diam-diam dengan menggunakan HP yang mana gambar itu seolah-olah posisinya menunduk seperti sedang tidur. Lalu gambar itu dicetak dan dijadikan bukti bahwa teman kami sedang tidur. Yang saya tanyakan bagaimana keabsahan bukti tersebut dan termasuk pelanggar UU ITE-kah hal tersebut? 

Intisari Jawaban
Perbuatan memfoto orang lain secara diam-diam, namun tidak bertujuan untuk kepentingan reklame atau periklanan secara komersial serta tidak didistribusikan dan/atau ditransmisikan secara elektronik pada dasarnya tidak melanggar Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta maupun Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan perubahannya.
 
Tapi, jika perbuatan memfoto secara diam-diam tersebut bertujuan menuduh teman Anda sedang tidur saat bekerja, padahal ia memang benar bekerja dan tidak sedang dalam keadaan tidur, maka perbuatan mengambil foto kemudian mencetaknya bisa dijerat Pasal 310 ayat (2) jo. ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.