Selasa, 26 November 2019

Hukumnya Bagi Anak yang Menyimpan Video Porno

Hukumnya Bagi Anak yang Menyimpan Video Porno

Pertanyaan

Saya adalah siswi SMP berumur 14 tahun. Saya telah dikelabui oleh teman sebaya saya sendiri untuk melakukan hal tidak senonoh melalui videocall dan ternyata ia merekamnya. Teman dekatnya yang awalnya membela saya sekarang ikut menyimpan video tersebut. Saya sudah meminta mereka untuk menghapusnya, tetapi ia meminta imbalan, yaitu dengan menciumnya, yang saya tolak. Pada akhirnya, ia tetap menyimpan video tersebut dengan menyuruh saya memilih untuk memenuhi syarat-syarat yang ia sebutkan agar dihapus videonya. Pilihan kedua, ia tetap simpan video tersebut dengan mengatakan bahwa ia tidak akan bertanggung jawab jika video tersebut tersebar, walau secara tidak sengaja. Misalnya ketika teman-temannya bermain dengan ponselnya. Saya tidak tahu apakah ia di belakang saya menunjukkan atau menyebar video tersebut. Apakah teman saya dapat dikatakan melakukan pencemaran nama baik? Apakah orang yang merekam, menyimpan, dan menunjukan pada teman-temannya dapat dikatakan menyebar aib? Apakah bisa dikenakan KUHP? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Perbuatan teman Anda dapat dikenai beberapa sanksi pidana, di antaranya ketentuan pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Meskipun demikian, karena tindak pidana melibatkan anak sebagai pelakunya, maka berlaku pula ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang selain memungkinkan penyelesaian melalui jalur peradilan, juga menyediakan upaya penyelesaian perkara pidana anak di luar pengadilan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Sigar Aji Poerana mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Internasional.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua