Hukumnya Memfoto Orang/Barang untuk Berjaga-jaga sebagai Bukti

Bacaan 9 Menit
Hukumnya Memfoto Orang/Barang untuk Berjaga-jaga sebagai Bukti
Pertanyaan
Bagaimana hukumnya memfoto orang dan/atau barang namun bukan untuk tujuan komersial, melainkan untuk berjaga-jaga sebagai alat bukti suatu perbuatan seseorang jika suatu saat terjadi sengketa atau dugaan tindak pidana? Apakah melanggar hukum? Lalu bagaimana kekuatannya sebagai bukti di persidangan?
Intisari Jawaban
Memfoto orang dan/atau barang untuk tujuan berjaga-jaga sebagai alat bukti dan bukan untuk tujuan komersial bukan merupakan perbuatan yang melanggar hukum dengan syarat foto tersebut merupakan foto atas barang/orang yang berada di tempat miliknya sendiri, berada di tempat publik, atau berada di tempat privat milik orang lain, namun foto diambil dengan izin dari pemilik tempat tersebut.
 
Foto orang dan/atau barang tersebut dapat menjadi alat bukti yang sah dan diakui secara hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik berikut aturan perubahannya.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.