Ciri-ciri Pendaftaran Tanah dengan Sistem Publikasi Negatif

Bacaan 8 Menit
Ciri-ciri Pendaftaran Tanah dengan Sistem Publikasi Negatif
Pertanyaan
Mengapa hak-hak yang bersifat sementara (sekunder) sampai sekarang belum dihapus, padahal hak-hak tersebut sudah dijanjikan dalam UUPA akan dihapus karena mempunyai sifat pemerasan?
Intisari Jawaban
Belum dihapuskannya hak-hak yang bersifat sementara dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria disebabkan karena dalam hukum positif di Indonesia, hak-hak atas tanah yang bersifat hak adat masih diakui dan sampai sekarang masih digunakan sebagai alas hak, ditambah lagi sistem pendaftaran tanah di Indonesia menganut sistem publikasi negatif, sehingga setiap pihak yang merasa memiliki hak atas suatu tanah, dapat mengajukan gugatan atas tanah tersebut walaupun sudah dikeluarkan suatu sertifikat hak atas tanah tersebut.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.
Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika