Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) banyak digunakan untuk menunjang kegiatan akademik di perguruan tinggi. Namun IA khususnya Generatif AI (Gen AI) adalah alat, bukan tujuan. Teknologi ini sifatnya komplemen, bukan menggantikan.
Demikian disampaikan Guru besar Perbandingan Hukum Tata Negara dan Hak Asasi Manusia (HAM) Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, Prof Mirza Satria Buana, dalam webinar University Solutions: Integrasi Artificial Intelligence dalam Proses Penulisan dan Review Artikel Ilmiah Hukum, Kamis (13/2/2025) kemarin.
“Jadi bukan menggantikan logika manusia. Dalam konteks hukum analisis harus kuat, tentunya AI hanya digunakan sebagai alat bantu awal dalam melakukan penelitian,” ujar Prof Mirza.
Seperti aplikasi Chat GPT dan sejenisnya, menurut Prof Mirza harus diposisikan sebagai alat untuk merumuskan topik awal, mencari latar belakang kasus dan urgensinya. Dari pengalaman ketika menimba ilmu di Australia, Prof Mirza mengatakan pihak kampus memfasilitasi mahasiswa mengikuti pelatihan penggunaan AI yang tersedia dalam beberapa aplikasi.
Baca juga:
- 8 Tantangan Penggunaan AI dalam Penyusunan Artikel Ilmiah Hukum
- Berbagi Tips Menulis Artikel Populer Hukum
Kampus berperan penting memfasilitasi pelatihan dan mengenalkan hal apa saja yang boleh dan tidak dalam menggunakan AI. Peran AI dalam membantu membuat karya ilmiah yakni menyaring informasi yang diperlukan sesuai tema yang diinginkan. Beragam aplikasi AI juga membantu melakukan parafrase dan reformulasi kalimat dalam karya akademik. Menerjemahkan, menyunting dan mengecek penggunaan grammar artikel bahasa Inggris.
Prof Mirza menghitung sedikitnya ada 6 tahap penggunaan AI dalam penelitian. Pertama, menentukan tema atau topik penelitian. Kedua, mengelaborasi isu atau masalah hukum dan judul. Ketiga, pencarian literatur asing atau nasional. Keempat, penerjemahan. Kelima, tahap menyunting, parafrasa, penghalusan kalimat. Keenam, membuat infografis. Untuk meninjau (review) artikel juga bisa menggunakan bantuan AI seperti Turnitin, Plagiarism Checker X dan lainnya.
















