Setiap pagi, saat kita tiba di kantor, luangkan waktu sejenak untuk menyapa anggota tim kita. Kita dapat mengatur kumpul-kumpul dengan anggota tim secara teratur sebelum atau sesudah jam kerja dengan frekuensi sesuai kebutuhan, ini akan sangat membantu mencairkan suasana. Misalnya kita bisa menjadwalkan sarapan atau makan siang atau makan malam, karaoke atau olahraga bersama anggota tim kita, atau sekadar ngopi. Cobalah atur kumpul-kumpul dengan anggota tim dengan cara yang praktis tanpa harus menggunakan anggaran yang berlebihan.
Terakhir, penting bagi kita untuk melibatkan anggota tim kita dalam menentukan nilai-nilai inti Departemen Hukum perusahaan. Nilai-nilai inti ini harus dijadikan sebagai budaya kerja bagi diri kita sendiri dan juga bagi anggota tim kita, sehingga nilai-nilai inti tersebut secara otomatis akan tercermin dalam kinerja Departemen Hukum perusahaan. Nilai-nilai inti ini tidak hanya akan membantu anggota tim kita dalam pekerjaan mereka sebagai penasihat hukum internal, tetapi juga akan membantu mereka dalam interaksi mereka dengan kita sebagai Manajer mereka serta dalam interaksi mereka dengan sesama anggota tim, manajemen, klien, dan pihak eksternal.
Selain itu, mengadopsi nilai-nilai inti sebagai budaya kerja juga akan membantu membangun integritas anggota tim kita terhadap perusahaan. Sehingga pada saat mereka bekerja, tim kita akan selalu menjaga dan melindungi kepentingan terbaik perusahaan. Peran Penasihat Hukum internal sangat penting bagi perusahaan. Mereka berada di garis depan untuk melindungi perusahaan dari masalah atau tuntutan hukum.
Dengan kinerja yang baik dan integritas yang tinggi, anggota tim kita tentunya akan menjadi aset perusahaan. Dan inilah pencapaian tertinggi seorang Manajer.
*)Indri Khrisnavari adalah berpengalaman selama 27 tahun sebagai penasihat hukum, kini bekerja di perusahaan energi multinasional.
Artikel kolom ini adalah tulisan pribadi Penulis, isinya tidak mewakili pandangan Redaksi Hukumonline. |

















