Sejumlah negara Eropa telah memberi pengakuan atas Palestina sebagai Negara, mulai dari Spanyol, Irlandia dan Norwegia. Dalam waktu dekat Prancis dan Inggris pada Sidang Majelis Umum PBB berencana untuk memberi pengakuan Palestina sebagai Negara. Memang pengakuan dari negara-negara Eropa merupakan hal yang selama ini tidak pernah terbayangkan. Hal ini karena negara-negara Eropa lebih berpihak pada Israel.

Harus diakui lobby Israel di negara-negara Eropa dan Amerika sangat kuat. Adapun yang dimaksud dengan lobby Israel adalah warga negara setempat yang berketurunan Yahudi. Merekalah yang memilki kekuatan finansial dan memastikan agar kepentingan Israel diakomodasi oleh pemerintah negara-negara Eropa dan Amerika.
Ini semua telah berbalik pasca serangan balasan Israel ke Gaza sebagai respons atas serangan kejutan dari Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 lalu. Awalnya negara-negara Eropa bisa memahami serangan Israel sebagai serangan balasan dalam konteks hal untuk membela diri.
Namun, setelah perang berlangsung selama hampir 2 tahun dan jumlah rakyat sipil, termasuk anak-anak dan wanita, yang menjadi korban terus bertambah, negara-negara Eropa yang sangat menjungjung tinggi hak asasi manusia (HAM) tidak lagi bisa mentolerir.
Terlebih lagi, PM Benjamin Netanyahu menginginkan agar Gaza dikuasi oleh Israel. Ada dua alasan untuk ini. Pertama, agar Israel dapat menguasai secara efektif kehidupan di Gaza, termasuk proyek untuk memuki warga Israel di Gaza. Kedua, penguasaan Gaza agar Gaza tidak lagi menjadi markas bagi Hamas dan tidak ada lagi serangan-serangan rudal dari Hamas ke Israel, termasuk serangan kejutan.
Kebanyakan rakyat dari negara Eropa tidak bisa menyetujui tindakan PM Netanyahu. Bahkan hal ini dianggap sebagai Israel hendak melakukan genosida atau penghapusan etnis (ethnic cleansing). Jelas merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, bahkan mengarah pada kejahatan internasional.
Rakyat di sejumlah negara Eropa pun menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan melakukan berbagai demonstrasi. Berbagai demonstrasi inilah yang membuat pemerintah negara-negara Eropa merespons dan mengambil sikap untuk mengakui Palestina sebagai Negara.
















