Dalam berkas jawaban, tergugat juga mempersoalkan sikap penggugat yang enggan berdamai. Penggugat, kata Andy, tidak menunjukkan iktikad baik lantaran menolak berdamai melalui jalur mediasi. Bahkan, pengugat dalam persidangan sebelumnya dengan tegas meminta majelis hakim agar melanjutkan persidangan tanpa mediasi. “Pengugat sejak awal telah berkomitmen untuk menolak berdamai dengan tergugat,” katanya.
Di persidangan, majelis hakim kembali menyarankan kedua belah pihak berdamai. Ketua majelis hakim Andi Risajaya meminta penggugat dan tergugat mempertimbangkan berdamai karena proses persidangan akan memakan waktu yang cukup lama. “Saran majelis hakim kalau bisa diselesaikan dengan mediasi, itu lebih bagus. Karena kalau persidangan prosesnya lama sampai putusan, tapi terserah kedua belah pihak,” ujar Andi.
Ditemui usai persidangan, David ML Tobing mengatakan dalil-dali jawaban tergugat justru secara tidak langsung telah mengakui bahwa benar tergugat mengaktifkan aplikasi Opera Mini tanpa permintaan pelanggan. Padahal, lanjut David, dirinya hanya meminta aplikasi unlimited blackberry roaming (UBR), tetapi yang diaktifkan justru aplikasi Opera Mini. “Dari jawaban ini jelas terlihat Telkomsel memberikan layanan Opera Mini tanpa permintaan penggugat,” ujarnya.
David membantah telah melakukan persetujuan diam-diam lantaran tidak pernah menghentikan atau membatalkan layanan aplikasi Opera Mini. Dia berdalih tidak memiliki kewajiban menghentikan, karena tidak pernah mendaftar layanan tersebut. David menuding kesalahan terletak pada diri tergugat karena salah mengirimkan aplikasi. “Saya harusnya menghentikan, tapi saya tidak mau. Saya merasa tidak meregistrasi layanan itu,” tukasnya.
Sebagaimana diketahui, David menggugat Telkomsel karena dia kesal pulsanya terpotong untuk aktivasi layanan yang tanpa sepengetahuan dirinya. Awal kekesalan David terjadi pada Sabtu 16 Juli 2011. Saat itu, ia menerima pesan pendek dari Telkomsel yang berbunyi “Terimakasih anda berlangganan Opera Mini Rp10.000/7hari. Syarat/Ketentuan berlaku hub *363#. Untuk stop ketik OP OFF ke 3636. Download klik http://mini.opera.com”.
Sejak diterimanya SMS pemberitahuan itu, tiap minggunya pulsa David terpotong Rp10 ribu. Pemotongan tersebut diketahui David dari daftar informasi biaya tagihan telepon kartuHALO yang ia terima tiap bulan. Sampai akhirnya gugatan dilayangkan, setidaknya pulsa David dipotong sebanyak sembilan kali.
















