Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) melantik pengurus Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Banjarmasin dan mengukuhkan Young Lawyers Committee (YLC) DPC Peradi Banjarmasin, Sabtu (16/3). Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan oleh Ketua Umum DPN Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan.
Pada kesempatan tersebut juga hadir Ketua Dewan Pembina DPN Peradi Otto Hasibuan. Dalam sambutannya, Otto memberikan pesan kepada dua organisasi baru turunan Peradi tersebut yang mayoritas anggotanya adalah anak-anak muda. Menurutnya, menjalani profesi advokat harus dari hati sehingga hasilnya menjadi lebih baik.
Kepada advokat muda yang tergabung dalam YLC, lanjut Otto, harus jadi sarana positif dalam mengembangkan pengetahuan dan karier. Ia ingat bahwa keberadaan YLC sudah ada dalam organisasi advokat di seluruh dunia. Indonesia sendiri, baru belakangan membentuk YLC jika dibandingkan negara-negara lain.
Meski begitu, melalui YLC seharusnya para advokat muda yang mayoritas berusia 25-35 tahun semakin semangat dalam menjalankan profesinya. Otto menceritakan, Peradi merupakan satu-satunya organisasi advokat di Indonesia yang masuk dalam lingkungan International Bar Association (IBA), The President of Law Association in Asia (POLA) serta Law Asia Conference.
“YLC bisa jadi jembatan untuk mereka berkomunikasi dengan advokat internasional. Ini sangat berguna sebagai advokat ke depannya,” kata Otto.
Ia berharap, para YLC yang baru dikukuhkan dapat mencintai profesi dan menjalankan tugas sesuai dengan kode etik. “Saya berpesan, jangan bertanya apa yang saya dapat dari Peradi dan jangan hitung-hitungan dengan organisasi. Jika mencintai tugas dan profesi hasilnya akan Anda rasakan dengan baik,” tambahnya.
Sedangkan kepada PBH DPC Peradi Banjarmasin, Otto berharap harus menjalankan tugas sesuai dengan etika profesi. Jangan mentang-mentang perkara gratis, penanganan dan pendampingan hukum kepada masyarakat miskin malah dinomorduakan.
Baca:
- Sambut Rakernas dan Pro Bono Award, Para Pengurus PBH Peradi Berkumpul
- Dilema Advokat Menjalankan Pro Bono, Ada yang “Gratis”?
- Advokat Wajib Bertransformasi di Pasar Internasional
Menurut Otto, sejarah kenapa advokat disebut sebagai profesi terhormat (officium nobile), lantaran sejarah advokat yang kerap membela masyarakat tertindas atau disebut public defender. Ia berharap, prinsip ini selalu menjadi pegangan para pengurus PBH yang baru dilantik dalam menjalankan profsinya sehari-hari.
Sementara itu, Fauzie mengatakan, komunitas Peradi semakin luas dari Sabang hingga Merauke. Hal ini terlihat dari jumlah 127 DPC, 82 PBH dan anggota yang mencapai hampir angka 50 ribu orang. Ia berharap, para advokat muda baik di PBH maupun YLC dapat menggantikan pengurus Peradi yang sudah tua.
Derasnya disrupsi teknologi semakin menuntut advokat khususnya generasi zaman now untuk bisa berkontribusi dalam penegakan hukum di Indonesia. YLC misalnya, bisa membawa perubahan bagi dunia advokat dengan bergaul ke dunia luar. Sedangkan PBH bisa berkontribusi secara nyata dalam memberikan keadilan bagi masyarakat yang tak mampu.
“DPN Peradi menyiapkan tenaga muda yang akan mengambil alih aktivitas seniornya, supaya membawa energi di masa yang akan datang,” kata Fauzie.

Ketua PBH Peradi Pusat Togar Sijabat saat membacakan keputusan DPN Peradi mengenai pengangkatan PBH DPC Peradi Banjarmasin. Foto: HOL
PBH dan YLC
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PBH Peradi Pusat Togar Sijabat membacakan Keputusan DPN Peradi Nomor:KEP.125/Peradi/DPN/VIII/2018 tentang Pengangkatan PBH Peradi Banjarmasin Periode 2018-2021. Sebanyak 20 Dewan Pengurus PBH Peradi Banjarmasin yang dilantik, dan sebanyak 14 orang yang menjadi Dewan Penasihat. Untuk Ketua PBH Peradi Banjarmasin dijabat oleh Muhammad Rizky Hidayat. Sedangkan Ketua Dewan Penasihat PBH Peradi Banjarmasin dijabat oleh A Budisantoso.
Sedangkan pengukuhan YLC Peradi Banjarmasin langsung dilakukan oleh Fauzie Hasibuan. Sebanyak 41 orang dikukuhkan sebagai YLC Peradi Banjarmasin. Untuk jabatan Ketua YLC Banjarmasin dipegang oleh Muhammad Pazri. “Kami berharap saudara dapat membawa dunia advokat menjadi lebih baik di masa mendatang,” pesan Fauzie.
Hal senada juga diutarakan oleh Ketua DPC Peradi Banjarmasin Bun Yani. Ia berharap, para advokat muda yang baru dilantik sebagai pengurus PBH DPC Peradi Banjarmasin dan YLC Peradi Banjarmasin dapat memberikan sumbangsih terbaik saat menjalankan profesinya. “Selamat kepada pengurus PBH dan pengurus YLC,” pungkasnya.
















