Sabtu, 27 January 2018

Dirjen AHU Sarankan Calon Notaris Tidak Uji Materi Permenkumham 62/2016

 

Ada juga calon ALB, Ricco, yang mengatakan sulitnya menjalani masa magang dengan kenyataan tidak ada gaji yang diperoleh. “Tujuannya bagus, tapi ini berat juga bagi yang sudah berumur dan selama magang justru seringnya nombok,” ujarnya.

 

Untuk mendapat tempat magang saja para calon notaris sudah kesulitan. Ditambah lagi status pemagang membuat mereka tidak memperoleh gaji. Menemukan pekerjaan dengan pemasukan memadai yang bisa dijalankan sambil magang notaris selama dua tahun dirasa semakin sulit oleh mereka.

 

Nantinya saat mengikuti UKEN dan Ujian Pengangkatan para ALB juga harus membayar biaya ujian. Ricco sendiri masih menunggu hasil ujian seleksi ALB yang dikutinya akhir tahun 2017 lalu. Ricco juga merasakan bahwa perubahan-perubahan mekanisme ini tidak tersosialisasi dengan baik. Ia yang menyelesaikan pendidikan kenotariatan di Universitas Gadjah Mada ini merasa ada simpang siur informasi soal sistem poin, seleksi ALB, hingga ujian pengangkatan.

 

“Paling tidak lebih baik diberi jangka waktu pemberlakuan sambil sosialisasi, kita dipersiapkan dulu agar tidak kaget. Selama di kampus tidak cukup diinformasikan,” tandasnya.

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua