Apakah Pembeli Tas 'KW' Bisa Dipenjara?

Bacaan 6 Menit
Apakah Pembeli Tas 'KW' Bisa Dipenjara?
Pertanyaan

Apa benar Pasal Pidana 481 KUHP bisa dipakai untuk menjerat dan memenjarakan konsumen yang sering membeli tas KW atau tas palsu?

 

Intisari Jawaban
Mengacu kepada asas hukum lex specialis derogat lex generalis (aturan yang lebih khusus mengesampingkan aturan yang lebih umum), dengan telah diaturnya tindak pidana pemalsuan merek dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek Dan Indikasi Geografis (lex specialis), Pasal 481 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (lex generalis) tidak dapat diterapkan dalam perkara pemalsuan merek, termasuk dalam kasus pembelian tas “KW” oleh konsumen ini.
 
Selain harus membuktikan adanya unsur kesengajaan konsumen dalam membeli dan menyimpan barang (palsu), penegak hukum juga harus membuktikan bahwa barang (palsu) tersebut ‘diperoleh dari kejahatan’.
 
Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan di bawah ini.