Senin, 14 Januari 2019
Bisakah Orang yang Belum Dewasa Mendaftarkan Invensinya?
Pertanyaan :

Bisakah Orang yang Belum Dewasa Mendaftarkan Invensinya?

Apakah orang yang belum dewasa atau dikatakan cakap dalam hukum bisa mendaftarkan dan memperoleh Hak paten atas produk yang ia buat?
Punya pertanyaan lain ?
Silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
Butuh Jawaban Langsung ?
Segera dapatkan langkah terbaik, langsung dari ahlinya.
Konsultasi Justika.com
Jawaban :
Intisari :
 
 
Apabila seseorang yang belum dewasa menjadi seorang inventor, maka tentu saja ia dapat mendaftarkan invensinya tersebut. Dalam hal ia belum dewasa dan belum dikatakan cakap secara hukum, maka ia dapat memberikan kuasa kepada seseorang untuk mewakilinya dalam pendaftaran invensinya agar mendapatkan hak patennya.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
 
 
Ulasan :
 
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Pertanyaan Anda di atas ada kaitannya dengan syarat sahnya sebuah perjanjian. Untuk itu kita harus melihat dulu mengenai syarat sahnya sebuah perjanjian karena pada dasarnya pada saat seseorang mendaftarkan hak patennya, maka ia sedang membuat perjanjian dengan pihak lain.
 
Dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) diatur bahwa supaya terjadi persetujuan yang sah, perlu dipenuhi empat syarat:
  1. kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;
  2. kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
  3. suatu pokok persoalan tertentu;
  4. suatu sebab yang tidak terlarang.
 
Dalam Pasal 330 KUHPerdata dijelaskan bahwa yang belum dewasa adalah mereka yang belum mencapai umur genap 21 tahun dan tidak kawin sebelumnya.
 
Anak yang belum dewasa menurut Pasal 1330 KUHPerdata termasuk dalam kategori yang tak cakap membuat perjanjian. Mengenai perjanjian yang dibuat oleh seseorang yang masuk dalam kategori tak cakap, Pasal 1331 KUHPerdata menyatakan bahwa orang-orang yang dalam dinyatakan tidak cakap untuk membuat persetujuan, boleh menuntut pembatalan perikatan yang telah mereka buat dalam hal kuasa untuk itu tidak dikecualikan oleh undang-undang.  
 
Kaitannya dengan posisi seseorang sebagai inventor, maka sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten (UU Paten), yang dapat mengajukan permohonan paten disebut pemohon. Pemohon menurut Pasal 1 angka 5 UU Paten adalah pihak yang mengajukan permohonan paten.
 
Pemohon dalam pertanyaan Anda ini posisinya adalah sebagai inventor.
 
Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.[1]
 
Pertanyaan Anda di atas kami asumsikan adalah apabila ada seseorang yang belum dewasa dan ia seorang inventor, apakah ia dapat mendaftarkan hak paten atas invensinya?
 
Atas pertanyaan ini kita harus merujuk pada definisi inventor. Menurut Pasal 1 angka 3 UU Paten, yang dimaksud dengan inventor adalah seorang atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan invensi. Sedangkan invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.[2]
 
Apabila seseorang yang belum dewasa menjadi seorang inventor, maka tentu saja ia dapat mendaftarkan invensinya tersebut. Dalam hal ia belum dewasa dan belum dikatakan cakap secara hukum, maka ia dapat memberikan kuasa kepada seseorang untuk mewakilinya dalam pendaftaran invensinya agar mendapatkan hak patennya.
 
Sebagai informasi tambahan, simak juga artikel Syarat Agar Suatu Invensi Dapat Dilindungi Paten.
 
Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar Hukum:

[1] Pasal 1 angka 1 UU Paten
[2] Pasal 1 angka 2 UU Paten


Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.


Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua