Kamis, 06 August 2020

Anak Luar Kawin, Bolehkah Dimasukkan ke KK?

Anak Luar Kawin, Bolehkah Dimasukkan ke KK?

Pertanyaan

Bulan depan saya akan melahirkan seorang anak di mana saya dengan bapak biologis anak yang saya kandung tidak menikah. Dikarenakan saya belum bercerai dengan suami saya saat ini karena suami saya tidak ingin bercerai dengan saya. Dan pada akhirnya saya memutuskan tidak menikah dengan ayah biologis anak yang saya kandung saat ini. Yang ingin saya tanyakan, saat anak ini lahir, bolehkah namanya saya masukkan ke dalam kartu keluarga saya dengan suami saya saat ini? Karena suami saya bersikeras ingin merawat anak ini. Bagaimana status dan kedudukan anak saya ini?

Intisari Jawaban

Secara hukum, anak yang Anda kandung saat ini merupakan anak tidak sah, karena bukan anak sebagai akibat perkawinan yang sah.
 
Secara prosedural, Anda dapat saja memasukkan anak tersebut ke dalam Kartu Keluarga Anda dan suami. Akan tetapi sebelum mengambil langkah tersebut, terdapat beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan dengan matang.
 
Anak tersebut dapat dibuktikan memiliki hubungan darah dan hubungan perdata dengan ayah biologisnya berdasarkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau alat bukti lain menurut hukum.
 
Terhadap suami Anda pun, anak tersebut dapat memiliki hubungan nasab selama suami Anda tidak mengingkari anak tersebut.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua