Pelecehan Verbal Akibatkan Korban Bunuh Diri, Ini Jerat Hukum bagi Pelakunya

Bacaan 5 Menit
Pelecehan Verbal Akibatkan Korban Bunuh Diri, Ini Jerat Hukum bagi Pelakunya
Pertanyaan

Ada murid SMA bunuh diri di sekolah, ia sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia. Saat itu pihak sekolah tidak melapor ke pihak Kepolisian dan pihak keluarga pun juga. Namun, sebelum kejadian, si korban selalu mendapat pelecehan verbal berupa gasligthing, penghinaan, dan sebagainya dari salah satu teman sekelasnya. Apakah bisa melaporkan temannya yang mengakibatkan gangguan kesehatan mental sehingga korban bunuh diri?

Intisari Jawaban

Pelecehan verbal dapat dikategorikan sebagai kekerasan, dan pada hakikatnya, setiap anak dalam lingkungan pendidikan berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan sebagaimana telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan perubahannya, termasuk dari yang dilakukan oleh sesama peserta didik.

Pelaku pelecehan verbal dapat dipidana, namun untuk itu perlu dibuktikan bahwa perbuatan itu mengakibatkan kesengsaraan atau penderitaan secara psikis bagi pihak korban.

Lalu, apakah konsekuensi hukumnya bagi pelaku pelecehan verbal jika korban sampai bunuh diri?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.