Profesi in-house counsel acapkali dituntut dan diminta untuk memberikan solusi hukum yang cepat dan tepat untuk mendukung keputusan bisnis perusahaan. Di antaranya dalam memberikan quick legal insight, riset peraturan, kepatuhan, hingga soal risiko hukum.
Legal Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Latifah Nur’aini mengatakan pentingnya menciptakan wawasan luas bagi para in-house counsel berdasarkan data yang tersedia. Terlebih saat ini sudah terdapat Generative AI seperti Ask Hukumonline yang dapat membantu kerja in-house counsel.
“Kami ingin menciptakan wawasan kami sendiri dari data yang tersedia. Bagi kami aplikasi Generative AI seperti Ask Hukumonline mempercepat dalam membaca data, serta lebih mudah juga dalam memberikan wawasan dengan cepat dan akurat,” ujar Latifah dalam seminar Hukumonline Legal Clinic Awards 2024, Jumat (8/11/2024).
Baca juga:
- Hukumonline Legal Clinic Awards 2024 Puncak Apresiasi untuk Mitra Klinik
- Menuju Ajang Hukumonline Legal Clinic Awards 2024, Berikut 'Bocoran' Nominasinya!
- Bersiap! Segera Hadir Hukumonline Legal Clinic Awards 2024 dengan Kategori Baru Pemenang

Suasana seminar saat Latifah Nur’aini mengurai tips dalam menggunakan Ask Hukumonline bagi para in-house counsel. Foto: RES
Tidak hanya dituntut cepat dan akurat dalam memberikan insight hukum, kerja in-house counsel juga dituntut agar riset tersebut berasal dari sumber data yang sesuai dengan legal niche. Sebagai pengguna Ask Hukumonline, Latifah mengatakan informasi yang dihadirkan Ask Hukumonline sangat lengkap dan komprehensif.
Hal ini dikarenakan, sumbernya berasal dari kurasi data oleh Hukumonline, sehingga eksplorasi peraturan lebih mudah. Hal tersebut menurut Latifah dapat menjawab segala persoalan hukum dengan disertai sumber hukum dan merujuk pasal tertentu.
















