Inforial

Pengurus Baru PERADI Tandatangani Pakta Integritas

​​​​​​​Selain memperkenalkan nama-nama pengurus dan jajaran struktural, penandatanganan pakta integritas dilakukan agar pengurus berkomitmen menjalankan tugas dan menjaga marwah dan nama baik PERADI di masyarakat.

Oleh:
CT-CAT
Bacaan 3 Menit
Para pengurus DPN PERADI melakukan Penandatangan Pakta Integritas. Foto: Istimewa
Para pengurus DPN PERADI melakukan Penandatangan Pakta Integritas. Foto: Istimewa

Bertempat di Grand Slipi Convention Hall, Jakarta pada 21 Desember 2020 yang lalu dilaksanakan acara perkenalan pengurus DPN Peradi periode 2020-2025. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) Prof. Dr. Otto Hasibuan mengumumkan seluruh nama-nama pengurus beserta seluruh jajaran struktural DPN PERADI, yaitu dari mulai Dewan Pembina,  Dewan Penasehat,  Dewan Pakar,  Dewan Kehormatan,  Komisi Pengawas, Pusat Bantuan Hukum dan Pengurus DPN PERADI termasuk Kordinator wilayah hingga  jajaran pengurus yang akan bekerja dibawah kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.

Dari sejumlah ratusan nama yang diumumkan ada nama politikus, akademisi hingga mantan Jenderal Polri di struktur DPN PERADI periode 2020-2025. Antara lain diperkenalkan Prof. Dr. T Gayus Lumbuun, S.H., M.H, mantan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dan mantan Hakim Agung itu, menempati posisi di Dewan Pembina DPN PERADI.

Selanjutnya, ada nama Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Arsul Sani, S.H., M.Si,  politikus PPP ini menduduki posisi Wakil Ketua di Dewan Penasihat DPN PERADI, mantan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai, dan juga ada Pakar Hukum dan akademisi Prof Dr Romli Atmasasmita yang menempati posisi Anggota Dewan Penasihat DPN PERADI.

Disebutkan pula nama mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Komaruddin Hidayat, yang menempati jabatan Anggota Dewan Kehormatan PERADI. Kemudian diumumkan juga Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H. yang semula menjabat selaku Ketua Umum DPN PERADI periode 2015-2020. Sedangkan Thomas E. Tampubolon SH. MH yang semula menjabat sebagai Sekretaris Jenderal 2015-2020 menempati posisi Ketua Dewan Penasihat DPN PERADI 2020-2025.

Lalu sejumlah purnawirawan jenderal Polri, yang salah satunya Komjen (Purn) Saud Usman Nasution. Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu, menduduki posisi Anggota Komisi Pengawas DPN PERADI.

Ketua Umum DPN PERADI Otto Hasibuan dalam pengarahannya menyampaikan arahan tiga hal penting yang harus dipahami sebagai harapannya kepada para pengurus baru yaitu, pertama agar para pengurus berkomitmen dan mampu bekerja sungguh-sungguh dalam membangun organisasi. Kedua, para pengurus juga diharapkan bangga terhadap Peradi dan senantiasa menjaga marwahnya. dan Ketiga, pengurus harus mau aktif bekerja untuk kemajuan PERADI.

"Pertama harus dipahami PERADI ini adalah organisasi non-profit, jadi pengurus tidak mendapatkan gaji di sini, untuk itu diharapkan sebagai pengurus harus mau sungguh-sungguh bekerja dan berkomitmen bersama memajukan PERADI. Kedua, kami juga ingin agar sebagai pengurus tetap konsisten membawa panji-panji PERADI dan menghormati institusi PERADI ini dan mereka harus menaati anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya, dan ketiga, para pengurus harus berperan aktif dalam upaya membesarkan dan memajukan PERADI. Jika hanya 'numpang nama', tidak aktif sebagai pengurus, akan ada sanksi, akan diganti", tegas Otto.

"PERADI ini fungsinya banyak, harus benar-benar berguna buat anggota dan yang utama berguna untuk masyarakat, karena tujuan kita mendirikan organisasi selain untuk menjaga kepentingan anggota, mengawasi anggota tapi juga memperjuangkan hak-hak masyarakat," pungkas Otto.

Tags:

Berita Terkait